Selasa, 20 JANUARI 2026 • 19:41 WIB

Doktif Tolak Tawaran Damai Rp5 Miliar, Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Author

Doktif Tolak Tawaran Damai Rp5 Miliar, Mengutamakan Kepentingan Masyarakat

Dokter kecantikan Samira Farahnaz, atau yang lebih dikenal sebagai Doktif, menegaskan penolakannya terhadap tawaran damai senilai Rp5 miliar dari Richard Lee. Penolakan ini terkait dengan kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang sedang diproses di Polda Metro Jaya.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran

Doktif menjelaskan bahwa tawaran tersebut tidak mencakup substansi yang benar-benar menyelesaikan masalah yang merugikan masyarakat, menekankan pentingnya transparansi dalam kasus ini.

Tawaran Damai yang Ditolak

Doktif mengonfirmasi bahwa dia menolak tawaran uang damai. "Uang yang kamu tawarkan sebesar Rp5 miliar ke Doktif itu tidak akan Doktif terima," tegasnya.

Ia menilai bahwa tawaran tersebut tidak akan memadai jika tidak mengaddress kerugian yang dialami oleh banyak orang. Doktif meminta agar Richard Lee mengembalikan ratusan miliar yang telah diterima dari masyarakat sebagai syarat untuk melanjutkan proses damai.

Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China

Komitmen untuk Transparansi

Doktif menegaskan pentingnya dilakukan pertemuan secara terbuka di hadapan media. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses penyelesaian dapat dipertanggungjawabkan dan tidak tertutup.

"Kalau mau berdamai, fair saja. Berapa kerugian masyarakat, kembalikan uang mereka. Itu baru kita damai," tuturnya, menekankan butuh ada keadilan demi masyarakat.

Pernyataan ini mencerminkan bahwa masalah yang dihadapi bukan sekadar persoalan pribadi antara dia dan Richard Lee, tetapi menyangkut kepentingan publik yang lebih luas.

Efek Jera untuk Oknum Dokter

Doktif juga berharap pernyataannya dapat memberikan efek jera pada oknum dokter yang berbuat melanggar hukum. "Tujuan Doktif satu, jangan ada lagi oknum dengan profesi dokter mengambil uang masyarakat awam seenak mereka, seolah-olah kebal hukum," ujarnya.

Dengan adanya ancaman tindakan hukum, Doktif ingin mendorong peningkatan disiplin di praktik kedokteran di Indonesia, agar masyarakat tidak lagi dirugikan oleh praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU