Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 20:21 WIB

Menkes Ingatkan Bahaya Minuman Manis untuk Kesehatan Ginjal

Author

Menkes Ingatkan Bahaya Minuman Manis untuk Kesehatan Ginjal

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, memberikan peringatan tegas mengenai risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh konsumsi minuman kemasan manis. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa hampir setengah dari penduduk berusia di atas tiga tahun mengonsumsi minuman ini lebih dari sekali setiap hari.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Kebiasaan ini menjadi perhatian khusus mengingat tingginya kandungan gula dalam produk minuman kemasan, yang dapat memicu diabetes dan masalah ginjal yang serius. Menteri Kesehatan menyarankan pemangkasan konsumsi gula sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan.

Statistik Konsumsi Minuman Manis di Indonesia

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa 47,5 persen populasi berusia tiga tahun ke atas mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali setiap hari. Selain itu, 43,3 persen di antaranya mengonsumsi minuman kemasan manis satu hingga enam kali dalam seminggu.

Hanya 9,2 persen dari masyarakat yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi minuman manis dengan frekuensi kurang dari tiga kali dalam satu bulan. Hal ini mengindikasikan bahwa minuman manis telah menjadi bagian dari pola makan sehari-hari bagi banyak orang di Indonesia.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Peringatan Menteri Kesehatan tentang Konsumsi Gula

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menekankan bahwa kebiasaan mengkonsumsi minuman manis membawa risiko besar. "Minuman kemasan manis mana nih yang kamu paling sering minum? Hati-hati ya bisa kena gagal ginjal," ujarnya di akun Instagram resminya, mengingatkan pentingnya perhatian pada asupan gula.

"Batasan konsumsi gula harian orang dewasa adalah 50 gram per hari," tambahnya, menjelaskan bahwa satu produk minuman kemasan dapat memenuhi setengah dari batasan tersebut, sehingga masyarakat diharapkan lebih bijak dalam memilih asupan mereka.

Dampak Konsumsi Gula Terhadap Kesehatan Ginjal

Menteri Kesehatan juga menggarisbawahi bagaimana beberapa produk yang mengklaim sebagai jus buah justru mengandung gula yang lebih tinggi dibandingkan dengan persentase buahnya. Hal ini dapat menambah kadar gula dalam tubuh yang berisiko mengarah pada diabetes.

"Diabetes sering jadi awal masalah ginjal yang berujung pada cuci darah dan penyebab kematian tertinggi di Indonesia," ujarnya, menekankan pentingnya pemantauan kesehatan. Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di puskesmas, khususnya bagi mereka yang berusia 40 tahun ke atas.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters: Dari Kontroversi hingga Popularitas Global

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU