Senin, 26 JANUARI 2026 • 14:39 WIB

Thailand Tingkatkan Penyelidikan Kesehatan di Bandara Usai Kasus Virus Nipah di India

Author

Thailand Tingkatkan Penyelidikan Kesehatan di Bandara Usai Kasus Virus Nipah di India

Thailand telah meningkatkan pemeriksaan kesehatan di bandara-bandara menyusul laporan adanya virus Nipah yang terdeteksi di India, khususnya di Benggala Barat.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran

Langkah ini diambil sebagai respons atas lima kasus terkonfirmasi yang menunjukkan perlunya kewaspadaan lebih terhadap penyebaran penyakit tersebut.

Peningkatan Prosedur Keamanan di Bandara

Tiga bandara utama di Thailand, termasuk Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket, kini menerapkan prosedur pemeriksaan yang lebih ketat bagi penumpang yang datang dari Benggala Barat.

Berdasarkan keterangan dari Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) Thailand pada Minggu (25/1), prosedur tersebut mencakup pengecekan suhu tubuh serta asesmen di tempat, terutama bagi penumpang yang melaporkan gejala sakit.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui

Protokol Penanganan Kasus Suspect

Setiap penumpang yang menunjukkan tanda penyakit seperti demam tinggi akan langsung disalurkan ke fasilitas karantina untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan protokol yang berlaku.

DDC juga menyediakan Kartu Peringatan Kesehatan kepada pendatang, yang menyertakan informasi terkait gejala dan tindakan yang harus dilakukan jika merasakan kondisi serupa.

Panduan Perjalanan dan Tindakan Pencegahan

Sebagai upaya pencegahan, warga Thailand yang merencanakan perjalanan ke India diimbau untuk mematuhi panduan perjalanan terbaru yang meliputi pemantauan laporan kesehatan dan menghindari area wabah.

Pelancong dianjurkan untuk membersihkan buah sebelum dikonsumsi dan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan setelah berinteraksi dengan hewan yang berpotensi membawa virus.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU