Senin, 26 JANUARI 2026 • 14:50 WIB

Membedah Nitrous Oxide: Manfaat dan Bahaya di Balik Gas Dalam Kreasi Kuliner

Author

Membedah Nitrous Oxide: Manfaat dan Bahaya di Balik Gas Dalam Kreasi Kuliner

Gas nitrous oxide, yang dikenal dengan dinitrogen monoksida, telah menarik perhatian setelah terkait dengan tragedi selebgram Lula Lahfah.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat dalam Perawatan Kulit

Meskipun gas ini memiliki beragam aplikasi dalam bidang medis dan kuliner, risiko kesehatan yang ditimbulkannya patut diwaspadai.

Peranan Nitrous Oxide dalam Medis dan Kuliner

Nitrous oxide adalah gas tak berwarna yang sering digunakan dalam dunia medis sebagai anestesi dan penghilang rasa sakit. Banyak dokter gigi mengandalkan gas ini untuk menenangkan pasien selama prosedur medis ringan.

Di sisi kuliner, nitrous oxide berperan penting dalam pembuatan whipped cream. Ketika gas disuntikkan ke dalam krim, gas ini larut di bawah tekanan dan saat dilepaskan, gas berkembang cepat membentuk gelembung kecil yang memberikan tekstur lembut pada krim kocok.

Proses ini jauh lebih efisien dibanding pengocokan manual yang dapat menghasilkan kantong udara besar dan tidak merata. Dengan menggunakan nitrous oxide, hasil akhirnya menjadi lebih halus dan konsisten.

Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal

Revolusi Otomotif dengan Nitrous Oxide

Sejak Perang Dunia II, nitrous oxide dimanfaatkan dalam dunia otomotif, terutama untuk meningkatkan performa mesin. Gas ini dikenal memberikan dorongan tambahan pada mesin pesawat terbang dalam situasi darurat.

Pada tahun 1970-an, kit alat bernama NOS muncul dan banyak digunakan untuk meningkatkan performa mobil balap, khususnya di ajang drag race pada 1980-an. Istilah nitrous oxide menjadi akrab di kalangan penggemar otomotif, yang sering menemukan referensinya dalam video gim dan film.

Namun, pemakaian gas ini dalam konteks lebih luas sering kali kurang dipahami oleh masyarakat umum, padahal dampaknya cukup signifikan dalam dunia balap.

Ketentuan dan Risiko Penggunaan Rekreasional

Di luar aplikasi medis dan industri, nitrous oxide juga digunakan secara rekreasional yang dapat menghasilkan efek 'high'. Menurut Alcohol and Drug Foundation (ADF) Australia, gas ini adalah obat disosiatif yang memberikan perasaan terpisah dari lingkungan.

Berbagai sebutan seperti 'gas tertawa', 'nangs', dan 'whippet' sering digunakan oleh para pengguna. Biasanya, gas dihirup dengan cara melepaskan kartrid ke dalam objek lain seperti balon, menghasilkan efek yang langsung terasa dan bertahan beberapa menit.

Namun, risiko serius mengintai bila nitrous oxide dihirup dalam jumlah besar atau tanpa cukup oksigen. Ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, pingsan, sampai serangan jantung, yang dalam kasus overdosis dapat berujung pada hipoksia yang berpotensi fatal.

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU