Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 13:35 WIB

Tren Meningkatnya Kasus Influenza B di Amerika Serikat

Author

Tren Meningkatnya Kasus Influenza B di Amerika Serikat

Kasus infeksi flu di Amerika Serikat mengalami kenaikan signifikan, khususnya infeksi virus influenza B yang kini menjadi perhatian utama. Anak-anak dalam rentang usia 5 hingga 17 tahun dilaporkan sebagian besar terpengaruh oleh lonjakan ini.

Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Hubungan yang Sehat

Menurut Dr. Caitlin Rivers, epidemiolog terkemuka, 'Kami melihat puncak kedua, atau lonjakan ulang kasus flu.' Lonjakan ini bertepatan dengan musim dingin yang melanda setengah wilayah Amerika Serikat.

Kenaikan Kasus Influenza B

Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan adanya peningkatan kasus influenza tipe B, meskipun dalam kisaran yang relatif kecil dibandingkan pekan sebelumnya. Meskipun begitu, aktivitas influenza A terpantau stabil saat ini.

Dr. Rivers juga mengungkapkan bahwa tahun lalu terjadi pola serupa, di mana kasus flu mengalami penurunan sebelum akhirnya meningkat kembali. Hal ini menyebabkan kekhawatiran bahwa peningkatan serupa akan dialami oleh orang dewasa di tahun ini.

Baca juga: Dolby Vision 2: Menghadirkan Inovasi Memukau dalam Teknologi Visual TV

Perbandingan Influenza A dan B

Influenza B dikelompokkan sebagai virus yang berbeda dari influenza A, yang menandakan bahwa seseorang bisa terkena lagi meskipun telah pernah terinfeksi sebelumnya dengan strain yang berbeda. Ini menjadi perhatian penting bagi para profesional kesehatan.

Vaksin flu yang dikeluarkan tahun ini dirancang untuk melindungi terhadap dua strain influenza A dan satu strain influenza B. Dengan begitu, vaksin diharapkan mampu mengurangi risiko penyakit berat dan rawat inap akibat infeksi flu.

Statistik dan Dampak Kesehatan

Hingga pekan terakhir di Januari, CDC melaporkan bahwa sekitar 87 persen dari seluruh kasus flu di AS disebabkan oleh influenza tipe A dan 13 persen oleh influenza tipe B. Peta nasional menunjukkan adanya beban influenza yang tinggi di banyak negara bagian.

Sebanyak 29 negara bagian melaporkan aktivitas influenza yang tinggi atau sangat tinggi, sementara 10 negara bagian lainnya berada pada tingkat aktivitas sedang. Lonjakan ini sangat berdampak pada keselamatan anak-anak, dengan total kematian akibat flu di kalangan anak mencapai 52 kasus dalam musim ini.

Baca juga: Inovasi Kecerdasan Buatan dalam Perawatan Keguguran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU