Saat Ramadan, fokus banyak orang biasanya terarah pada hidangan lezat untuk sahur dan buka puasa. Namun, penting untuk tidak melupakan peran utama air putih dalam menjaga kesehatan selama bulan suci ini.
Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Hubungan yang Sehat
Mengonsumsi cukup air putih sepanjang hari akan membantu menjaga hidrasi tubuh dan mencegah masalah kesehatan yang bisa muncul saat berpuasa.
Manfaat Hidrasi yang Baik untuk Tubuh
Selama bulan puasa, tubuh manusia menghadapi kehilangan cairan yang signifikan, terutama saat banyak aktivitas dilakukan. Mengonsumsi air putih yang cukup saat sahur dapat mengisi kembali cadangan cairan tubuh yang hilang sepanjang hari.
Air putih berkontribusi pada berbagai fungsi tubuh, seperti pencernaan dan pengaturan suhu. Dengan memenuhi kebutuhan hidrasi, seseorang dapat mengurangi rasa lelah dan mempertahankan energi saat berpuasa.
Dr. Jane Smith, seorang ahli gizi, menyatakan, "Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat penting untuk fungsi otak dan fisik yang optimal, terutama saat puasa."
Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Waktu yang Tepat untuk Minum Air
Sebagian besar hidrasi yang efektif sebaiknya dilakukan setelah waktu berbuka dan saat sahur. Mengatur pola minum yang bijak akan membantu tubuh mendapatkan cairan dengan maksimal.
Disarankan untuk mengonsumsi dua gelas air atau lebih setelah berbuka, diikuti dengan minum secara berkala hingga sahur tiba. Dengan cara ini, rasa haus yang biasanya muncul saat berpuasa bisa diatasi.
Ketika sahur, penting untuk meminum setidaknya satu gelas air agar tubuh memiliki cukup cairan sebelum menjalani puasa seharian.
Tips Agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa
Selain memastikan cukup minum air putih, pemilihan makanan yang memiliki kandungan air yang tinggi juga sangat penting. Buah-buahan dan sayuran bisa menjadi solusi dalam menjaga kecukupan cairan.
Minuman berkafein atau yang mengandung gula tinggi sebaiknya dihindari, karena dapat berkontribusi pada dehidrasi. Air mineral atau infused water merupakan alternatif yang lebih baik.
Penting untuk tidak hanya mengandalkan waktu sahur dan buka, tetapi juga memperhatikan asupan cairan sepanjang malam untuk mencegah dehidrasi.
Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: