Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 21:25 WIB

Jejak Sejarah Angka dan Matematika dari Masa ke Masa

Author

Jejak Sejarah Angka dan Matematika dari Masa ke Masa

Perjalanan angka dan matematika mencerminkan transformasi intelektual yang sangat vital bagi peradaban manusia, dimulai dari ribuan tahun lalu.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Dari sistem angka kuno sampai rumus modern yang kompleks, matematika telah menjadi komponen fundamental dalam kehidupan sehari-hari.

Asal Usul Angka dan Sistem Bilangan

Sejarah angka diawali di Mesopotamia sekitar 3000 SM, di mana sistem tulisan paku (cuneiform) digunakan untuk mencatat transaksi dan menghitung hasil panen.

Sistem angka ini kemudian berevolusi dengan kemunculan berbagai jenis sistem bilangan, termasuk sistem desimal yang kita gunakan saat ini serta sistem angka Romawi yang populer di Kekaisaran Romawi.

Dengan berkembangnya peradaban lain seperti Mesir dan India, variasi sistem angka semakin bertambah, menambah kekayaan serta kompleksitas dalam penghitungan yang kita kenal.

Salah satu inovasi paling signifikan adalah penemuan angka nol oleh peradaban India, yang memberi dasar bagi sistem angka modern dan perhitungan matematis.

Matematika Kuno dan Kontribusinya

Matematika kuno berfungsi sebagai solusi praktis untuk masalah sehari-hari, seperti pengukuran tanah dan perhitungan barang.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan

Bangsa Mesir, misalnya, menunjukkan pengetahuan matang dalam geometri yang memungkinkan mereka membangun piramida besar.

Kontribusi yang terkenal hadir dari Yunani, di mana matematikawan seperti Pythagoras dan Euclid mengembangkan teori dasar bagi banyak konsep matematis yang masih digunakan hingga kini.

Istilah 'matematika' sendiri berasal dari bahasa Yunani 'mathema', yang berarti pengetahuan atau pembelajaran.

Matematika di Zaman Modern

Seiring dengan revolusi ilmiah di abad ke-17, matematika mengalami perubahan besar, terutama dengan munculnya kalkulus oleh Isaac Newton dan Gottfried Wilhelm Leibniz, yang membuka jalan bagi sains modern.

Perkembangan teknologi informasi pada abad ke-20 semakin membawa matematika ke level yang lebih tinggi, menjadikannya relevan dalam dunia digital saat ini.

Saat ini, matematika bukan hanya alat bagi ilmuwan dan insinyur, tetapi juga menjadi bagian penting dalam ekonomi, statistik, dan ilmu sosial.

'Matematika adalah bahasa universal,' ungkap ilmuwan terkenal Albert Einstein, menekankan betapa pentingnya angka dalam memahami alam semesta.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU