Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 09:47 WIB

Tren Minuman Lemon dan Garam Pink: Antara Harapan dan Fakta

Author

Tren Minuman Lemon dan Garam Pink: Antara Harapan dan Fakta

Minuman lemon dicampur dengan garam pink kini menjadi viral sebagai metode penurunan berat badan di kalangan masyarakat. Namun, para ahli gizi memperingatkan bahwa klaim tersebut tidak didukung oleh bukti ilmiah yang memadai.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Keresahan Masyarakat

Klaim Tanpa Bukti Ilmiah

Ahli gizi, Profesor Natalie Allen dari Asosiasi Klinis Ilmu Gizi dan Dietetika Missouri State University, menegaskan bahwa tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim bahwa garam pink dapat mempercepat metabolisme atau membantu menurunkan berat badan.

"Tidak ada hal ajaib yang terjadi dari minuman ini," jelas Allen, sambil menambahkan bahwa garam pink merupakan sumber natrium yang diperlukan oleh tubuh, meskipun banyak orang sudah mengonsumsinya secara berlebihan.

Allen menekankan bahwa konsumsi natrium dalam jumlah yang tepat sangat penting untuk kesehatan, tetapi tidak ada dasar yang kuat untuk klaim bahwa garam pink dapat membakar lemak.

Perbandingan dengan Garam Biasa

Garam pink mengandung natrium klorida yang sama dengan garam dapur biasa. Perbedaan warna merah muda pada garam tersebut dihasilkan dari mineral jejak seperti kalium, magnesium, dan zat besi.

Baca juga: Microsoft Perkenalkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word ke OneDrive

Dara Ford, Direktur Program Master of Science in Nutrition Education di American University, menjelaskan bahwa mineral tambahan dalam garam pink jumlahnya sangat sedikit dan tidak memberikan manfaat gizi yang signifikan.

Dia menyatakan bahwa jika seseorang mengalami penurunan berat badan setelah mengonsumsi campuran ini, kemungkinan besar disebabkan oleh penggantian minuman manis dengan air atau kehilangan berat air sementara, bukan penurunan lemak yang sesungguhnya.

Risiko Kesehatan dari Asupan Natrium Berlebih

Terdapat perhatian serius mengenai asupan natrium dari tren ini, dimana orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi sekitar 1.500 mg natrium per hari dan tidak lebih dari 2.300 mg.

Peningkatan asupan natrium berpotensi menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk hipertensi, stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal.

Ford menekankan bahwa meskipun campuran air lemon dengan garam pink dapat membantu hidrasi, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa minuman ini berkontribusi pada penurunan berat badan yang berkelanjutan.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU