Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 19:50 WIB

BRIN Soroti Ancaman Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane

Author

BRIN Soroti Ancaman Pencemaran Pestisida di Sungai Cisadane

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan akan bahaya pencemaran pestisida di Sungai Cisadane, yang muncul setelah kebakaran gudang baru-baru ini.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak

Pencemaran ini dapat berdampak serius pada kesehatan masyarakat dan ekosistem di sekitarnya.

Dampak Pencemaran Kimia

Ignasius Sutapa, peneliti dari Pusat Riset Limnologi dan Sumberdaya Air BRIN, menyatakan bahwa tumpahan pestisida dapat terakumulasi dalam jaringan organisme akuatik.

Zat tersebut kemudian dapat berpindah ke predator yang lebih tinggi, termasuk manusia yang mengonsumsi ikan dari sungai.

Ia menegaskan, "Risiko ini membuat pencemaran tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berpotensi menimbulkan efek kesehatan kronis."

Saat pestisida mencemari sungai, zat kimia tersebut dapat menyerap ke dalam sedimen dasar dan dapat lepas kembali ke kolom air dalam kondisi tertentu.

Efek Kesehatan Masyarakat

Paparan pestisida merupakan masalah serius yang muncul melalui kontak langsung atau tidak langsung, termasuk konsumsi air dan ikan terkontaminasi.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viralitas Video Joget anggota DPR

Ignasius menjelaskan bahwa ada jenis pestisida yang bersifat neurotoksik, yang dapat menyebabkan gejala akut seperti mual, pusing, dan gangguan saraf.

Paparan jangka panjang dapat menimbulkan risiko lebih berat seperti gangguan endokrin dan kerusakan organ.

Ia menambahkan, "Dalam jangka panjang, paparan kronis berpotensi memicu gangguan endokrin, kerusakan organ, bahkan risiko karsinogenik."

Tindakan Mitigasi dan Strategi Jangka Panjang

Dalam upaya mitigasi, Ignasius merekomendasikan penutupan sementara intake air baku PDAM di daerah terdampak.

Peningkatan pemantauan kualitas air secara real-time juga dianggap penting.

Edukasi masyarakat menjadi kunci agar tidak menggunakan air sungai selama masa krisis hingga dinyatakan aman.

Ignasius juga mendesak pentingnya strategi jangka panjang untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pencemar B3.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU