Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 17:03 WIB

Kebiasaan Kurang Aktif Warga Jakarta Mencapai 93 Persen Menurut Cek Kesehatan Gratis

Author

Kebiasaan Kurang Aktif Warga Jakarta Mencapai 93 Persen Menurut Cek Kesehatan Gratis

Hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jakarta mengungkapkan bahwa 93 persen warga mengalami kebiasaan malas bergerak, atau dikenal dengan istilah 'mager'.

Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Hubungan yang Sehat

Kondisi ini menunjukkan tingginya risiko kesehatan, terutama penyakit kardiovaskular di kalangan masyarakat.

Analisis Kesehatan Warga Jakarta

Temuan dari program Cek Kesehatan Gratis menunjukkan bahwa mayoritas warga Jakarta berisiko terhadap berbagai penyakit, khususnya kardiovaskular. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekitar 93 persen warga memiliki masalah kesehatan terkait obesitas dan kurangnya aktivitas fisik.

Ani, salah satu staf yang terlibat dalam program ini, mengungkapkan, 'Dari hasil pemeriksaan, temuan terbanyak berasal dari kelompok risiko penyakit kardiovaskular, terutama obesitas sentral dan kurangnya aktivitas fisik (93 persen).' Ini menunjukkan bahwa masyarakat perlu lebih waspada terhadap kesehatan mereka.

Selain masalah obesitas, 74 persen peserta program juga mengalami kadar lemak darah yang tidak normal, atau dikenal sebagai dislipidemia. Di samping itu, 51 persen peserta memiliki masalah kesehatan gigi, yang menunjukkan perlunya perhatian lebih pada aspek kesehatan gigi di Jakarta.

Baca juga: Anggota DPR Nonaktif Masih Terima Gaji, Kontroversi Memicu Respons Publik

Inisiatif Dinas Kesehatan DKI Jakarta

Menanggapi hasil temuan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta berencana untuk memperkuat program-program edukasi perilaku hidup sehat di masyarakat. Upaya ini antara lain melibatkan peningkatan skrining untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit tidak menular.

Dinas Kesehatan juga berupaya bekerja sama dengan berbagai institusi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas fisik. Lingkungan yang lebih baik diharapkan dapat mengurangi kebiasaan 'mager' serta mendorong pola makan seimbang di kalangan warga.

Dinas Kesehatan menyatakan bahwa program CKG tidak hanya untuk deteksi dini penyakit kardiovaskular, tetapi juga menyasar penyakit kronis lainnya seperti diabetes serta risiko penyakit menular seperti tuberkulosis.

Partisipasi dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Pada tahun 2025, sebanyak 4.202.586 orang telah berpartisipasi dalam program Cek Kesehatan Gratis, yang mencakup sekitar 37,5 persen dari target peserta. Di bulan Februari 2026 saja, 146.727 orang telah mengikuti program tersebut, dan jumlah ini diproyeksikan terus meningkat.

Secara nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan partisipasi sebesar 130 juta orang dalam program CKG pada tahun 2026, meningkat dari 70 juta pada tahun 2025. Target ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan.

Layanan CKG di Jakarta juga tersedia di 44 puskesmas yang tersebar di enam daerah, memberikan akses yang lebih luas bagi warga untuk mengikuti program ini dan meningkatkan kesehatan umum masyarakat.

Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU