Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 19:09 WIB

Strategi Makanan Sahur untuk Energi Optimal Saat Berpuasa

Author

Strategi Makanan Sahur untuk Energi Optimal Saat Berpuasa

Mengatur pola makan saat sahur menjadi kunci untuk menjaga stamina selama berpuasa. Makanan yang tepat dapat membantu memastikan kecukupan energi dan kesehatan sepanjang hari.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran

Dengan persiapan sahur yang baik, produktivitas dan konsentrasi saat beraktivitas dapat meningkat. Oleh karena itu, pemilihan makanan yang tepat saat sahur penting untuk diperhatikan.

Pemilihan Bahan Makanan yang Tepat

Sahur sebaiknya terdiri dari bahan makanan yang kaya karbohidrat kompleks, seperti nasi merah dan roti gandum. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat, sehingga memberikan energi yang bertahan lebih lama.

Di samping karbohidrat, protein juga berperan penting dalam menu sahur. Sumber protein seperti telur, ayam, dan tahu membantu memperbaiki jaringan tubuh serta memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Sayuran dan buah-buahan juga patut diperhatikan dalam sajian sahur. Sayuran seperti bayam dan brokoli kaya akan vitamin dan mineral, sedangkan buah-buahan memberikan serat serta hidrasi yang diperlukan tubuh.

Baca juga: Anggota DPR Nonaktif Masih Terima Gaji, Kontroversi Memicu Respons Publik

Pentingnya Hidrasi

Hidrasi yang baik saat sahur sangat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh selama berpuasa. Mengonsumsi air putih atau minuman non-kafein sangat disarankan untuk mencegah dehidrasi.

Penggunaan minuman berkafein, seperti kopi atau teh, sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan dehidrasi. Sebagai alternatif, air kelapa atau jus buah bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Mengatur konsumsi cairan juga tidak kalah penting. Disarankan untuk meminum air dalam porsi kecil tetapi berkala, sehingga tidak terjadi perasaan terlalu kenyang saat sahur.

Waktu dan Cara Makan Saat Sahur

Menetapkan waktu sahur yang cukup juga berpengaruh terhadap pola makan yang sehat. Sebaiknya sahur dilakukan tidak terlalu dekat dengan waktu imsak agar sistem pencernaan memiliki waktu untuk bekerja.

Mengunyah makanan dengan baik dan perlahan akan meningkatkan efisiensi pencernaan. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi potensi makan berlebihan.

Perhatikan juga porsi makan saat sahur; usahakan porsi tidak berlebihan namun cukup untuk memenuhi kebutuhan energi. Makan dengan porsi seimbang dari berbagai kelompok makanan dapat membantu menjaga kestabilan energi sepanjang hari.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU