Radikulopati adalah kondisi yang menyebabkan nyeri akibat saraf terjepit, biasanya terasa di leher atau punggung.
Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy
Gejala sering kali memancar ke lengan atau kaki, tergantung pada lokasi saraf yang tertekan.
Apa Itu Radikulopati?
Radikulopati terjadi ketika saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang terkompresi atau terjepit.
Kondisi ini sering disebabkan oleh herniasi diskus yang memberikan tekanan pada saraf atau pergeseran tulang belakang akibat cedera.
Gejala radikulopati bisa sangat bervariasi, mulai dari nyeri tajam hingga rasa baal di bagian tubuh yang terpengaruh.
Sebagai contoh, radikulopati leher dapat menimbulkan nyeri hingga ke lengan, sedangkan radikulopati punggung dapat menjalar ke kaki.
Penyebab Radikulopati
Herniasi diskus merupakan salah satu penyebab utama radikulopati, dimana bantalan lembut antara vertebra pecah dan menekan saraf.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal
Cedera yang terjadi akibat olahraga atau kecelakaan juga dapat menyebabkan pergeseran tulang belakang, berkontribusi pada kondisi ini.
Proses penuaan membawa perubahan fisiologis yang berperan dalam meningkatkan risiko radikulopati, karena tulang dan diskus cenderung menjadi lebih lemah.
Kondisi medis lain, seperti spondilitis atau osteoarthritis, juga dapat memicu terjadinya radikulopati, apalagi jika terdapat riwayat keluarga terkait masalah tulang belakang.
Pengelolaan dan Perawatan
Pengelolaan radikulopati umumnya dimulai dengan terapi fisik dan obat pereda nyeri untuk membantu mengurangi gejala.
Dokter sering merekomendasikan latihan khusus untuk memperkuat otot dan mengurangi tekanan pada saraf.
Dalam kasus tertentu, suntikan steroid dapat diperlukan untuk mengurangi peradangan dan nyeri yang dirasakan.
Jika perawatan konservatif tidak memberikan perbaikan, prosedur bedah bisa menjadi salah satu opsi yang harus dibicarakan dengan dokter.
Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: