Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 13:44 WIB

Dua Pelaku Penganiayaan di Cengkareng Ditangkap Usai Insiden Kebisingan

Author

Dua Pelaku Penganiayaan di Cengkareng Ditangkap Usai Insiden Kebisingan

Dua orang pelaku penganiayaan yang bernama Dodo Siagian dan Nasio Siagian kini telah ditahan oleh pihak kepolisian setelah menyerang tetangganya di Jakarta Barat.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Insiden ini berawal dari sebuah teguran mengenai suara drum yang mengganggu ketentraman warga, dan berujung pada tindakan kekerasan fisik.

Kronologi Kejadian Penganiayaan

Kejadian penganiayaan terjadi pada 7 Februari 2026, ketika korban bernama Darwin berusia 32 tahun mengingatkan pelaku tentang kebisingan suara drum.

Pantauan menyebutkan, insiden keributan berlangsung di depan rumah pelaku di kawasan padat penduduk.

Darwin mengungkapkan bahwa teguran yang seharusnya meredakan konflik justru berujung pada penganiayaan. 'Pokoknya saya dipukulin, dicekik, dikatain secara verbal juga sama mereka (pelaku),' ujarnya.

Tindakan Polisi dan Proses Hukum

Polisi segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mendukung tindak kekerasan tersebut.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

AKBP Arfan Zulkan Sipayung menegaskan, 'Kemarin kan sudah gelar perkara, sekarang dua-duanya sudah ditahan.'

Dua pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP yang mengatur tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman maksimum 5 tahun 6 bulan.

Pihak kepolisian berencana berkoordinasi lebih lanjut dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk proses pelimpahan berkas perkara.

Dampak Kejadian dan Reaksi Masyarakat

Insiden tersebut menarik perhatian masyarakat mengenai pengelolaan kebisingan di kawasan pemukiman yang padat.

Penganiayaan oleh bapak dan anak ini menunjukkan potensi konflik antarwarga yang dapat berkembang menjadi kekerasan.

Istri korban juga terkena dampak, di mana ia dilaporkan ditabrak oleh kendaraan pelaku saat suasana menjadi tegang. 'Pas cekcok saya dorong (anaknya), bapaknya datang dari samping, istri saya di belakang saya, dari samping pakai mobil bapaknya tabrak istri saya sampai jatuh,' jelas Darwin.

Peristiwa ini mengisyaratkan pentingnya komunikasi yang efektif untuk mencegah konflik yang tak perlu, yang berpotensi berakhir pada kekerasan.

Baca juga: Cara Aman Berolahraga: Tips Menghindari Cedera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU