Sunscreen menjadi produk esensial dalam melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya. Meski demikian, masih banyak yang bingung memilih antara sunscreen chemical dan physical yang paling sesuai untuk kebutuhan kulit mereka.
Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan
Memahami perbedaan antara kedua jenis sunscreen ini sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Artikel ini akan membedah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing untuk membantu pembaca melakukan pilihan yang tepat.
Sunscreen Chemical: Cara Kerja dan Manfaat
Sunscreen chemical mengandung bahan seperti avobenzone dan octisalate yang menyerap sinar UV sebelum merusak kulit. Dengan cara kerja ini, zat tersebut mengubah sinar UV menjadi panas dan melepaskannya dari kulit.
Kelebihan dari sunscreen chemical adalah teksturnya yang lebih ringan dan tidak meninggalkan jejak putih, sehingga lebih nyaman digunakan sehari-hari. Namun, sensitivitas terhadap bahan kimia tertentu merupakan hal yang perlu diperhatikan, sehingga penting untuk melakukan patch test sebelum penggunaan.
Satu hal yang perlu dicatat, sunscreen chemical dapat memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk mulai berfungsi secara efektif. Beberapa bahan kimia dalam produk ini juga bisa terurai ketika terpapar sinar matahari, oleh karena itu mengoleskan ulang secara teratur sangat diperlukan.
Baca juga: Aksi Neofobia di Stasiun Cikini: Pria Melompat ke Atas KRL Viral di Media Sosial
Sunscreen Physical: Keamanan dan Fungsinya
Sunscreen physical, yang juga dikenal sebagai mineral sunscreen, mengandung zinc oxide atau titanium dioxide sebagai bahan aktif utama. Cara kerja dari produk ini adalah dengan menciptakan lapisan di permukaan kulit yang berfungsi memantulkan sinar UV, sehingga tidak dapat menembus kulit.
Keuntungan dari penggunaan sunscreen physical adalah risiko iritasi yang rendah, sehingga cocok bagi kulit sensitif. Setelah diaplikasikan, produk ini segera memberikan perlindungan, menghilangkan kebutuhan untuk menunggu sebelum terpapar sinar matahari.
Meski begitu, sunscreen physical cenderung lebih kental dan mungkin meninggalkan tint putih pada kulit, yang bisa menjadi masalah bagi mereka yang menginginkan tampilan alami. Oleh karena itu, konsumen harus mempertimbangkan penampilan saat memilih jenis sunscreen ini.
Memilih Sunscreen yang Paling Sesuai
Pilih antara sunscreen chemical dan physical bergantung pada jenis kulit dan kebutuhan individu masing-masing. Jika Anda memiliki kulit sensitif atau cenderung berjerawat, memilih sunscreen physical bisa menjadi keputusan yang lebih bijak.
Sebaliknya, jika Anda mencari produk yang lebih ringan dan tidak mencolok di kulit, maka sunscreen chemical dapat menjadi pilihan yang lebih baik. Memastikan bahwa produk tersebut memiliki SPF yang cukup dan teruji secara dermatologis juga sangat penting.
Pastikan untuk membaca label dengan teliti, karena tidak semua sunscreen diciptakan sama. Hindari bahan-bahan yang mungkin menyebabkan iritasi sesuai dengan karakteristik kulit Anda.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: