Migrain merupakan jenis sakit kepala yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mengetahui makanan yang dapat memicu serangan migrain sangat penting untuk mengurangi frekuensinya.
Baca juga: Dolby Vision 2: Menghadirkan Inovasi Memukau dalam Teknologi Visual TV
Dengan menghindari beberapa jenis makanan, individu berpotensi menurunkan intensitas gejala migrain. Berikut adalah daftar makanan yang patut diwaspadai.
Makanan dengan Aditif Kimia
Banyak makanan olahan yang mengandung aditif seperti pengawet dan pewarna. Aditif ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya migrain bagi sebagian orang.
Monosodium glutamat (MSG) adalah contoh aditif yang umum ditemukan dalam makanan Asia dan snack kemasan. Penting untuk membatasi konsumsi MSG untuk mencegah serangan migrain.
Nitrat yang terdapat dalam daging olahan, seperti sosis dan bacon, juga dapat memicu serangan migrain. Bahan kimia ini diketahui berkontribusi pada pelebaran pembuluh darah, yang dapat memperburuk nyeri kepala.
Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi
Makanan dan Minuman dengan Kafein
Kafein memiliki efek ganda terhadap migrain. Bagi sebagian orang, kafein dalam jumlah moderat dapat meredakan nyeri, namun konsumsi yang berlebihan malah berpotensi memicu serangan.
Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi perlu dikontrol dengan baik. Terlalu banyak kafein dalam waktu singkat bisa menyebabkan gangguan pola tidur yang berujung pada sakit kepala.
Seseorang yang melakukan pengurangan konsumsi kafein secara tiba-tiba dapat mengalami efek samping seperti migrain. Oleh sebab itu, penting untuk membatasi asupan kafein secara konsisten.
Makanan Fermentasi dan Keju Tua
Makanan fermentasi seperti kimchi dan sauerkraut, serta produk susu berusia tua, diketahui dapat memicu migrain. Hal ini disebabkan oleh kandungan tiramina yang ditemukan dalam makanan tersebut.
Tiramina terbentuk ketika protein terurai seiring waktu, yang dapat mempengaruhi kadar neurotransmitter di otak. Oleh karena itu, makanan ini sebaiknya dihindari oleh mereka yang sering mengalami migrain.
Keju yang telah memasuki tahap penuaan, seperti cheddar dan bleu cheese, juga tinggi akan tiramina. Sebagai alternatif, pilihlah keju yang lebih segar dan rendah tiramina untuk mengurangi risiko terjadinya migrain.
Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: