Bibir kering merupakan masalah yang umum terjadi saat menjalani ibadah puasa, terutama di Indonesia.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dehidrasi dan cuaca adalah dua faktor utama yang berkontribusi pada kondisi ini.
Penyebab Utama Bibir Kering Ketika Berpuasa
Puasa di Indonesia umumnya berlangsung lebih dari 12 jam, yang mengakibatkan hilangnya cairan dalam jumlah signifikan. Dehidrasi ini menyebabkan lapisan alami pelembap pada bibir menjadi kering.
Cuaca ekstrem seperti paparan sinar matahari yang langsung dan angin kencang juga memperparah kondisi ini.
Terlebih lagi, musim kemarau dengan suhu tinggi semakin meningkatkan risiko bibir kering, khususnya di daerah dengan iklim panas.
Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya
Menjaga Kelembapan Bibir Selama Puasa
Sangat penting untuk mengonsumsi cairan yang cukup saat sahur dan berbuka. Air mineral adalah pilihan terbaik untuk menjaga hidrasi tubuh dan mencegah bibir kering.
Hindari minuman berkafein karena dapat menyebabkan dehidrasi. Menggunakan pelembap bibir yang kaya akan bahan alami, seperti shea butter atau minyak kelapa, juga sangat disarankan.
Produk ini dapat membentuk lapisan pelindung yang efektif untuk mempertahankan kelembapan bibir.
Tips Praktis Menghindari Bibir Kering
Hindari kebiasaan menjilat bibir, karena ini justru akan memperburuk kondisi dengan menguapkan kelembapan yang ada. Air liur, ketika cepat menguap, meninggalkan bibir dalam keadaan yang lebih kering.
Pertimbangkan juga penggunaan humidifier di dalam ruangan. Humidifier dapat membantu meningkatkan kelembapan udara, sehingga bibir tetap terjaga selama berpuasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: