SinemArt baru saja merilis trailer perdana untuk film terbaru berjudul 'Suamiku Lukaku', yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di balik citra keluarga yang harmonis.
Baca juga: Menunjukkan Cinta Melalui Tindakan Kecil untuk Pasangan
Film ini menceritakan kisah Amina (Acha Septriasa) dan Irfan (Baim Wong), yang menunjukkan kontras antara sosok Irfan sebagai pemuka agama dengan realitas kekerasan yang dialami Amina.
Penggambaran Dinamika Hubungan Dalam Trailer
Trailer film 'Suamiku Lukaku' menghadirkan dinamika hubungan antara Amina dan Irfan yang penuh dengan kekerasan, baik fisik maupun verbal. Penonton dapat melihat bagaimana Irfan yang terlihat baik di luar, menyimpan sisi gelap dalam kehidupannya.
Keberanian Amina untuk melawan kekerasan merupakan titik balik krusial dalam film ini. Dia mendapat dukungan dari Zahra (Raline Shah), seorang pengacara yang berperan penting dalam perjuangan Amina melawan segala bentuk kekerasan.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Pesan Sosial Dalam Film
Film ini membawa pesan kuat bahwa banyak perempuan terjebak dalam siklus kekerasan yang sulit untuk diakhiri. Sutradara Ssharad Sharaan menyatakan bahwa cerita ini mencerminkan kondisi di mana perempuan sering merasa terkurung dalam pernikahan yang terlihat sempurna, namun berisi kekerasan.
Viva Westi, salah satu sutradara, menekankan pentingnya memberi suara kepada perempuan yang selama ini terbungkam. Dengan film ini, diharapkan para korban KDRT dapat merasa didengar dan terinspirasi untuk melawan situasi yang mereka hadapi.
Soundtrack yang Menguatkan Emosi
Original soundtrack berjudul 'Aku Bangkit' yang dinyanyikan oleh Kris Dayanti menjadi elemen penting dalam film ini. Lagu tersebut mewakili perjalanan emosional Amina, mencerminkan luka dan keberanian yang ada dalam dirinya.
Kris Dayanti menyatakan bahwa lagu ini menggambarkan rasa sakit dan harapan untuk perempuan yang mengalami kekerasan. Keterkaitan antara lagu dan film diharapkan dapat menciptakan pengalaman mendalam bagi penontonnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: