Yusuf Mansur Klarifikasi Tuduhan Doa Berbayar
Penceramah Yusuf Mansur memberikan klarifikasi terkait tuduhan bahwa dirinya mengenakan tarif untuk doa online, setelah video viral muncul di media sosial.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Dalam penjelasannya, Yusuf menegaskan bahwa video tersebut merupakan bagian dari momen bercanda, bukan praktek meminta uang untuk doa.
Tuduhan mengenai praktik doa berbayar muncul setelah potongan video Yusuf Mansur beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, ia tampak meminta laman sejumlah transfer sebelum memberikan doa, memicu berbagai reaksi negatif dari publik.
Yusuf secara tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan, "Itu konteksnya bercanda. Bukan berarti (saya) pernah minta-minta duit untuk semua ajakan dan permohonan doa. Enggak pernah," ungkapnya saat dihubungi pada 13 Oktober 2025.
Ia menjelaskan bahwa rekaman dalam video tersebut berasal dari siaran langsung di media sosial yang berlangsung beberapa waktu lalu. "Video yang beredar adalah klip dari siaran langsung atau live saya di media sosial," tegas Yusuf.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Selama siaran langsung, Yusuf menjelaskan bahwa ia berinteraksi dengan para penonton untuk mencoba fitur baru pada aplikasi PayTren. Dalam kesempatan itu, ia meminta penonton melakukan transfer dengan nominal yang berbeda untuk berdoa bagi mereka yang berpartisipasi.
Ia mengungkapkan, "Yang transfernya enggak Rp 1, lebih, nanti saya doain. Asli bercanda," mencerminkan bahwa niatnya adalah humor dan bukan tawaran serius.
Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa pernyataan mengenai nominal khusus untuk doa merupakan guyonan, "Saya kan memang suka bercanda, kayak begini, 'Lah bawain martabak dulu lah kalau mau didoain. Sini transfer dulu'," jelasnya.
Video yang menunjukkan Yusuf meminta nominal transfer sebelum berdoa menjadi viral dan menghasilkan berbagai tanggapan publik. Salah satu pengguna Instagram @folksaatt menulis bahwa Yusuf menawarkan "jasa kirim doa online" dengan nominal mulai dari Rp 50 ribu untuk doa dan pembacaan Al-Fatihah.
Dalam video berdurasi 46 detik tersebut, Yusuf juga mengajak penonton untuk memberikan donasi dengan nominal lebih besar. "Rp 50 ribu boleh, seribu pakai PayTren boleh loh. Waduh ada yang Rp 2 juta. Masyaallah luar biasa," ucapnya.
Meskipun tuduhan tersebut beredar luas, Yusuf berharap penjelasannya dapat meluruskan kesalahpahaman di masyarakat mengenai kegiatan yang dilakukannya.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: