BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 14:58 WIB

Jejak Emas: Dari Peradaban Kuno hingga Ekonomi Global Modern

Author

Jejak Emas: Dari Peradaban Kuno hingga Ekonomi Global ModernJejak Emas: Dari Peradaban Kuno hingga Ekonomi Global Modern

Emas telah menjadi simbol kekayaan dan nilai sejati selama ribuan tahun, memainkan peran penting dalam perekonomian global. Dari piramida Mesir yang megah hingga investasi di zaman modern, keberadaan emas tak terpisahkan dari sejarah manusia.

Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat Populer di Kalangan Pecinta Kebugaran

Dengan daya tarik yang kuat dan nilai intrinsik yang tinggi, emas tetap menjadi favorit di pasar investasi. Keberadaannya mencerminkan evolusi sistem moneter dan kebijakan ekonomi di berbagai belahan dunia.

Sejarah Emas dalam Peradaban Kuno

Penggunaan emas sebagai alat tukar dan simbol status dimulai ribuan tahun yang lalu. Di Mesir Kuno, emas tidak hanya digunakan untuk membangun piramida tetapi juga untuk perhiasan dan objek suci.

Penguasa dan raja Mesir menunjukkan kekuasaan mereka melalui akumulasi emas, sehingga menjadikannya elemen kunci dalam budaya dan ekonomi. Emas tidak hanya dihargai karena keindahannya tetapi juga karena nilai dan kelangkaannya.

Sistem moneter yang melibatkan emas menyebar ke berbagai peradaban di dunia, seperti Yunani dan Romawi. Pembentukan koin emas menjadi langkah awal dalam pengembangan sistem keuangan yang lebih terstruktur.

Baca juga: Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-Hari

Emas di Era Modern

Pada abad ke-19, banyak negara mulai mengadopsi sistem standar emas dengan nilai mata uang yang ditentukan berdasarkan jumlah emas yang dimiliki. Ini menciptakan stabilitas ekonomi, meskipun mengikat kebijakan moneter pada fluktuasi harga emas.

Setelah Perang Dunia II, sistem Bretton Woods memperkenalkan dolar AS yang didukung oleh emas sebagai mata uang cadangan dunia, memperkuat posisi emas dalam perdagangan internasional.

Namun, pada tahun 1971, Presiden Nixon mengumumkan penghentian konvertibilitas dolar menjadi emas, menandai akhir era standar emas. Terlepas dari itu, emas tetap dipandang sebagai aset yang aman selama ketidakpastian ekonomi.

Peran Emas dalam Ekonomi Global Saat Ini

Emas terus dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan volatilitas pasar. Investor cenderung beralih ke emas untuk menjaga nilai aset mereka di tengah ketidakpastian.

Banyak bank sentral di seluruh dunia memegang cadangan emas, tidak hanya sebagai cadangan devisa, tetapi juga untuk meningkatkan kepercayaan terhadap mata uang nasional. Menurut World Gold Council, bank sentral membeli lebih dari 400 ton emas pada tahun 2021.

Di Indonesia, meskipun tidak ada sistem standar emas, investasi dalam bentuk emas fisik, baik perhiasan atau batangan, semakin banyak dipilih masyarakat. Emas dipercaya sebagai bentuk investasi karena kemudahan likuiditas dan potensi apresiasi nilai.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula Memulai Kebiasaan Sehat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jejak Emas: Dari Peradaban Kuno hingga Ekonomi Global Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!