Emas asli dan emas palsu kerap menjadi masalah yang membingungkan banyak orang dalam dunia perhiasan. Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar tidak tertipu saat berinvestasi.
Baca juga: Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-Hari
Ada berbagai metode sederhana yang bisa digunakan untuk membedakan emas asli dari yang palsu. Dengan sedikit pengetahuan, Anda bisa lebih percaya diri saat memilih emas.
Uji Asam untuk Membedakan Emas
Salah satu cara paling efektif untuk membedakan emas asli dan palsu adalah dengan menggunakan uji asam. Proses ini melibatkan penggunaan larutan asam yang akan bereaksi dengan logam.
Jika emas tahan terhadap asam dan tidak meninggalkan jejak, maka itu adalah emas asli. Namun, jika logam berubah warna atau mengelupas, kemungkinan besar itu adalah emas palsu.
Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan
Metode Magnet sebagai Alat Bantu
Emas asli tidak memiliki sifat magnetik, sehingga menggunakan magnet bisa menjadi cara cepat untuk memeriksa keasliannya. Jika logam yang Anda uji tertarik ke magnet, itu berarti bukan emas murni.
Walaupun demikian, beberapa jenis emas palsu juga bisa terlihat nempel magnet. Untuk hasil yang lebih akurat, sebaiknya gunakan metode ini bersamaan dengan pengujian lainnya.
Menguji Warna dan Karat Emas
Emas asli memiliki warna khas yang tidak akan memudar seiring waktu. Anda bisa memeriksa keaslian emas dengan mengamati warna dan karat yang dicetak di permukaannya.
Salah satu metode tambahan adalah pengujian cork float, di mana emas diletakkan di dalam air untuk melihat apakah ia tenggelam atau mengapung. Emas asli cenderung tenggelam karena kepadatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: