Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 18:23 WIB

Keberhasilan KAI Dalam Penerapan Teknologi Face Recognition dan Proyeksi Lonjakan Penumpang Akhir Tahun

Author

Keberhasilan KAI Dalam Penerapan Teknologi Face Recognition dan Proyeksi Lonjakan Penumpang Akhir Tahun

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil menghemat biaya sebesar Rp 375 juta melalui teknologi face recognition yang diterapkan di 22 stasiun.

Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi

Dengan teknologi ini, lebih dari 10 juta pelanggan telah mengakses peron lebih cepat, mendukung proyeksi lonjakan perjalanan menjelang akhir tahun.

Penggunaan Teknologi Face Recognition

Teknologi face recognition yang diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia telah memberikan kemudahan dalam pengalaman perjalanan penumpang. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini sudah terbukti efektif dengan rinci penggunaan yang meningkat signifikan oleh pelanggan selama tahun 2025.

Dengan adanya teknologi ini, terjadi pengurangan penggunaan kertas tiket sebanyak 25.576 rol. Proses boarding yang lebih efisien memungkinkan penumpang untuk mengakses peron dengan lebih cepat, khususnya pada saat-saat ramai.

Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan

Proyeksi Lonjakan Penumpang dan Penjualan Tiket

Dalam menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI telah mempersiapkan berbagai layanan untuk mengantisipasi lonjakan perjalanan. Anne menjelaskan bahwa kota-kota besar diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah penumpang, menjadikan teknologi ini sebagai elemen penting dalam kesiapan operasional.

Hingga 7 Desember 2025, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 1.040.322 kursi, yang setara dengan 33,48% dari total 3.107.503 tempat duduk yang tersedia.

Komitmen KAI dalam Meningkatkan Layanan

KAI terus berupaya untuk meningkatkan layanan digital dan membangun kepercayaan di kalangan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Melalui teknologi face recognition, diharapkan pengalaman perjalanan pelanggan bisa menjadi lebih nyaman dan efisien selama libur akhir tahun.

Anne juga menambahkan, "Permintaan tiket akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung dan periode Nataru belum dimulai. Kami mengimbau pelanggan untuk membeli tiket lebih awal melalui Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik."

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU