Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 12:05 WIB

Tradisi Munggahan dan Keajaiban Nasi Liwet yang Menggugah Selera

Author

Tradisi Munggahan dan Keajaiban Nasi Liwet yang Menggugah Selera

Tradisi munggahan yang biasa dilakukan menjelang bulan Ramadan menjadi momen yang dinantikan banyak orang. Salah satu hidangan ikonik yang menjadi ciri khas dalam acara ini adalah nasi liwet yang dikenal dengan kelezatannya.

Baca juga: Dolby Vision 2: Menghadirkan Inovasi Memukau dalam Teknologi Visual TV

Nasi liwet menawarkan cita rasa yang kaya dan aroma menggugah selera, menjadikannya pilihan sempurna untuk berkumpul bersama keluarga. Resep yang mudah diikuti ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak kalangan.

Bahan-Bahan untuk Nasi Liwet

Untuk menyajikan nasi liwet yang enak, ada beberapa bahan dasar yang perlu disiapkan. Beras sebanyak 500 gram, air 750 ml, tiga batang serai, dan lima lembar daun salam adalah komponen utama yang diperlukan.

Menambahkan garam sesuai selera akan meningkatkan rasa hidangan ini. Jika diinginkan, beberapa potong ayam atau ikan asin juga bisa ditambahkan untuk memberikan cita rasa yang berbeda.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan yang Mengancam Pengguna Apple

Cara Memasak Nasi Liwet

Langkah pertama dalam membuat nasi liwet adalah mencuci beras hingga bersih dan meniriskannya. Setelah itu, masukkan beras ke dalam panci, disusul dengan menambahkan air, serai, dan daun salam.

Nyalakan api sedang untuk memasak hingga air hampir menyusut. Setelah itu, kecilkan api dan tutup panci selama 20 menit untuk memastikan nasi matang secara merata.

Disarankan untuk mengecek nasi secara berkala agar tidak gosong. Setelah matang, angkat nasi dan sajikan dalam tampah atau piring besar.

Menikmati Nasi Liwet Bersama Keluarga

Nasi liwet paling nikmat disajikan dengan lauk pauk khas seperti tempe orek, ayam goreng, atau sambal. Sayur asem juga menjadi pilihan yang baik untuk melengkapi hidangan dan menyeimbangkan rasa.

Mengundang seluruh anggota keluarga untuk berkumpul di meja makan tentunya akan menjadikan suasana tradisi munggahan lebih hangat dan akrab. Menikmati hidangan bersama menjadikan momen tersebut lebih bermakna.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU