BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 19:40 WIB

Dampak Perangkat Elektronik dan Polusi Terhadap Kesuburan Pria

Dampak Perangkat Elektronik dan Polusi Terhadap Kesuburan PriaDampak Perangkat Elektronik dan Polusi Terhadap Kesuburan Pria

Paparan panas dan radiasi dari perangkat elektronik seperti handphone dan laptop dapat memengaruhi kesuburan pria. Kebiasaan menyimpan handphone di saku celana dan penggunaan laptop di pangkuan berpotensi mengganggu proses pembentukan sperma.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Kota

Dokter Dimas Tri Prasetyo, Sp.U., MRes., menyatakan bahwa isu ini telah menarik perhatian dalam sejumlah penelitian terkini. Hal ini penting diperhatikan, khususnya di kalangan pria usia produktif.

Penjelasan Dampak Panas dan Radiasi

Dr. Dimas menjelaskan bahwa suhu pada organ reproduksi pria sangat sensitif. Testis berada di luar rongga perut agar dapat berfungsi pada suhu yang lebih rendah daripada suhu tubuh.

Ketika testis terpapar panas dari perangkat elektronik secara berlebihan, proses spermatogenesis dapat terganggu. Penggunaan laptop di pangkuan dan handphone di saku celana menyumbang peningkatan suhu di sekitar testis.

Radiasi dari perangkat elektronik ini juga menjadi perhatian, mengingat banyak pria terpapar hampir setiap hari. Hal ini menambah kompleksitas bagi mereka yang semakin bergantung pada teknologi dalam aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Penurunan Kualitas Kesuburan

Dr. Dimas mengutip statistik dari penelitian di Amerika Serikat yang menunjukkan penurunan kualitas sperma dalam beberapa dekade terakhir. "Sudah ada penelitiannya di Amerika bahwa pria 50 tahun yang lalu itu lebih subur daripada sekarang," ungkapnya.

Perbandingan jumlah sperma pria subur dari 50 tahun lalu dengan saat ini menunjukkan penurunan signifikan, hingga 50 persen. Penurunan ini terjadi tidak hanya pada pria yang mengalami masalah kesuburan, tetapi juga pada mereka yang dinyatakan sehat secara klinis.

Data ini menambah kekhawatiran mengenai kesehatan reproduksi pria saat ini, di tengah semakin menurunnya tingkat kesuburan.

Pengaruh Polutan dan Zat Kimia

Pemaparan polutan juga berkontribusi terhadap masalah kesuburan pria. Polutan ini tidak hanya berasal dari lingkungan, tetapi juga produk sehari-hari yang sering digunakan.

Sebagai contoh, plastik mengandung BPA (Bisphenol A) yang dapat merusak regulasi hormon dalam tubuh. "Plastik mengandung BPA, dan BPA itu terbukti mengganggu regulasi hormon," tegas Dr. Dimas.

Beragam produk perawatan diri seperti sabun dan sampo juga mengandung zat kimia berpotensi berbahaya, menunjukkan kompleksitas lingkungan yang mempengaruhi kesuburan pria di era modern.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Mengoptimalkan Stamina dan Performa Latihan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Perangkat Elektronik dan Polusi Terhadap Kesuburan Pria

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!