BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 02 JULI 2025 • 05:25 WIB

Juli 2025: Bulan Penuh Fenomena Langit Menakjubkan untuk Para Astronom

Juli 2025: Bulan Penuh Fenomena Langit Menakjubkan untuk Para AstronomGenerated by Journalist AI

shelifestyle.id – Bulan Juli 2025 akan menjadi kesempatan luar biasa bagi para pecinta astronomi di Indonesia. Beragam fenomena langit, mulai dari gugus bintang hingga hujan meteor, akan mengisi malam-malam di bulan ini.

Pemandangan Langit yang Memukau Sejak Awal Bulan

Sejak awal Juli, langit sudah menampilkan pemandangan yang menakjubkan. Pada 1 Juli, Gugus Bintang M22 akan berada pada posisi tertingginya, terlihat jelas dari belahan Bumi Selatan.

Pengamat memerlukan teropong untuk menyaksikan keindahan ratusan ribu bintang di rasi Sagittarius. Kemudian, pada 4 Juli, planet Merkurius akan tampil dalam posisi terjauhnya dari Matahari, dalam apa yang disebut sebagai elongasi timur terbesar.

Warga diimbau untuk mengarahkan pandangan ke arah barat laut setelah matahari terbenam, di mana Merkurius tampak rendah dekat cakrawala.

Fenomena Bulan Purnama dan Keindahan Planet

Salah satu puncak bulan ini adalah fenomena Bulan Purnama pada 10 Juli, yang dikenal sebagai “Buck Moon”. Nama ini diambil dari tradisi penduduk asli Amerika, melambangkan periode ketika rusa jantan mulai menumbuhkan tanduk baru.

Di dini hari 16 Juli, bulan akan mulai mengecil dan terlihat dekat dengan planet Saturnus dan Neptunus di langit timur. Meskipun Saturnus dapat dilihat dengan mata telanjang, Neptunus terbilang sulit terlihat karena cahayanya yang redup.

Momen Signifikan di Akhir Bulan dan Hujan Meteor

Pada pagi hari 20 Juli, fenomena menarik lainnya akan terjadi saat bulan sabit tampak berdampingan dengan gugus bintang Pleiades, atau Tujuh Saudari. Ini adalah waktu yang ideal untuk mengamati keduanya dengan binokular.

Tanggal 25 Juli akan menjadi waktu terbaik untuk melihat Pluto, yang akan berada dalam posisi paling terang dan terdekat dengan Bumi tahun ini. Namun, untuk menemukan Pluto, pengamat tetap memerlukan teleskop dan peta bintang karena objek ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Menjelang akhir bulan, tepatnya pada 29 Juli, bulan sabit akan berdekatan dengan Mars di langit barat. Keindahan ini akan dapat dinikmati saat senja, serta ditutup dengan puncak fenomena dengan hujan meteor Delta Aquariids yang diharapkan terjadi pada malam 29 hingga 30 Juli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Juli 2025: Bulan Penuh Fenomena Langit Menakjubkan untuk Para Astronom

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!