BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 JUNI 2025 • 11:59 WIB

Kursi 11A: Kisah Keberuntungan di Tengah Tragedi

Kursi 11A: Kisah Keberuntungan di Tengah TragediGenerated by Journalist AI

shelifestyle.id – Kursi 11A kini menjadi sorotan publik setelah insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad pada 12 Juni 2025. Dari 242 penumpang dan kru, hanya satu orang, Vishwashkumar Ramesh, yang selamat, duduk di kursi yang sama dengan seorang aktor Thailand yang lolos dari kecelakaan hampir tiga dekade lalu.

Dua kejadian dramatis yang melibatkan kursi tersebut telah memunculkan spekulasi mengenai keberuntungan dan keajaiban. Ramesh berbagi pengalaman menegangkan saat ia berjuang untuk selamat di tengah situasi yang mengerikan.

Kecelakaan Air India dan Keberuntungan Ramesh

Pada 12 Juni 2025, pesawat Air India mengalami kecelakaan di Ahmedabad, menyebabkan banyak korban jiwa. Namun, dengan keberuntungan yang luar biasa, Vishwashkumar Ramesh, seorang Britania berusia 40 tahun, menjadi satu-satunya orang yang selamat, duduk di kursi 11A.

Ketika pesawat menabrak, Ramesh dengan cepat menyadari bahaya dan berjuang untuk keluar. ‘Saya melepaskan sabuk pengaman, mendorong celah itu dengan kaki, dan merangkak keluar,’ ujarnya mengenang bagaimana ia berhasil meloloskan diri dari situasi mengerikan tersebut.

Kursi 11A terletak di bagian depan kabin ekonomi dekat pintu darurat, yang diyakini banyak pihak sebagai faktor penting dalam keselamatannya. Insiden ini menimbulkan spekulasi tentang keberuntungan yang menyelimuti kursi tersebut.

Tragedi Thai Airways Tahun 1998

Kisah ini juga tak dapat lepas dari peristiwa tragis tahun 1998, ketika pesawat Thai Airways TG261 mengalami kecelakaan saat hendak mendarat. Dari 146 penumpang, 45 orang selamat, termasuk aktor Thailand, Ruangsak ‘James’ Loychusak, yang juga duduk di kursi 11A.

Ruangsak merasakan kebetulan yang mengejutkan ketika mendengar mengenai Ramesh. ‘Korban selamat dari kecelakaan pesawat di India. Ia duduk di kursi yang sama dengan saya, 11A,’ tulisnya di media sosial, menunjukkan keterhubungan antara keduanya.

Setelah kecelakaan tersebut, Ruangsak merasa trauma yang mendalam dan menghindari perjalanan dengan pesawat. Ia percaya hidupnya telah diberikan ‘kehidupan kedua’ setelah pengalaman mengerikan itu.

Makna Emosional di Balik Kejadian

Fenomena ini lebih dari sekadar kebetulan, karena menyentuh aspek emosional dan spiritual dari pengalaman selamat dari tragedi. Dua individu dari latar belakang berbeda, terpisah hampir tiga dekade, mengalami momen krusial yang sama.

Ruangsak sendiri mengingat cacat emosional dari pengalamannya, mengatakan, ‘Setiap melihat awan gelap, rasanya seperti kembali ke neraka.’ Ucapan ini menciptakan gambaran jelas tentang rasa sakit yang masih tersisa dalam ingatannya.

Kisah Ramesh dan Ruangsak menunjukkan dampak kuat dari pengalaman menyelamatkan nyawa di tempat yang sama. Ini menimbulkan pertanyaan tentang peran keberuntungan dalam kehidupan dan bagaimana pengalaman seperti itu terkoneksi secara spiritual.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kursi 11A: Kisah Keberuntungan di Tengah Tragedi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!