BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 13 OKTOBER 2025 • 17:55 WIB

Sultan Yogyakarta: Tak Pernah Minta Pengawalan saat Bertugas

Sultan Yogyakarta: Tak Pernah Minta Pengawalan saat BertugasSultan Yogyakarta: Tak Pernah Minta Pengawalan saat Bertugas

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa ia tidak pernah meminta pengawalan saat menjalankan tugasnya, merespons video viral yang menunjukkan mobilnya disalip rombongan pengawalan.

Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi

Dalam penjelasannya, Sultan menjelaskan bahwa pengawalan hanya digunakan untuk acara resmi, sedangkan untuk kegiatan pribadi ia lebih memilih berkendara tanpa pengawalan.

Klarifikasi Terhadap Penggunaan Pengawalan

Sultan HB X menekankan bahwa kehadiran pengawalan hanya diperlukan saat acara resmi pemerintah, sedangkan untuk kunjungan nonformal ia memilih berkendara dengan mobil pribadinya.

Beliau menegaskan, "Saya biasa enggak ada pengawalan kok, kalau tidak acara resmi. Wong saya juga bisa nyopiri sendiri juga kok," menjelaskan kebiasaannya berkeliling tanpa pengawalan.

Dalam pandangannya, perdebatan mengenai kehadiran pengawalan dalam acara nonformal tidak perlu dilakukan, ia menekankan, "Kenapa dipersoalkan, kan enggak perlu dipersoalkan pakai pengawalan atau tidak. Biasa saja."

Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal

Kunjungan ke Gunungkidul dan Jembatan Pandansimo

Dalam kunjungannya ke wilayah Gunungkidul dan Jembatan Pandansimo, Sultan memastikan bahwa mobil dinas hanya digunakan untuk keperluan acara resmi.

Penjelasan ini memberikan kejelasan mengenai penggunaan kendaraan dinas dan mobil pribadi dalam konteks tugas pemerintahan.

Sultan menekankan komitmennya untuk menjaga kedaulatan dan efisiensi dalam menjalankan tugas tanpa ketergantungan pada pengawalan yang dianggap tidak perlu.

Respon Pihak Terkait Mengenai Video Viral

Terkait video viral yang menunjukkan rombongan pengawalan tersebut, Herzaky Mahendra Putra, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur, menjelaskan bahwa rombongan itu bukan kendaraan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ia menambahkan, "Pak Menko AHY sudah meninggalkan tempat sekitar 30 menit lebih awal mendahului Sri Sultan. Jadi, tidak mungkin Pak Menko AHY malah tertinggal dan harus mendahului Sri Sultan di lampu merah seperti terlihat di video," menegaskan waktu keberangkatan mereka.

Herzaky juga mendorong publik untuk memverifikasi nomor pelat kendaraan dalam video agar dapat mengetahui asal rombongan tersebut, merujuk kepada pelat merah yang terlihat.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Meningkatkan Kualitas Hidup

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sultan Yogyakarta: Tak Pernah Minta Pengawalan saat Bertugas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!