BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 26 OKTOBER 2025 • 23:50 WIB

Mengungkap Fenomena Santet di Indonesia: Antara Mitos dan Realita

Mengungkap Fenomena Santet di Indonesia: Antara Mitos dan RealitaMengungkap Fenomena Santet di Indonesia: Antara Mitos dan Realita

Fenomena santet di Indonesia kerap menarik perhatian, tetapi seberapa banyak dari cerita ini dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah? Banyak orang melaporkan pengalaman negatif yang mereka anggap akibat dari praktik santet, namun sering kali pandangan ini dipengaruhi oleh mitos dan kepercayaan lokal.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Apa Itu Santet dan Bagaimana Pandangannya di Masyarakat?

Santet adalah istilah yang umum digunakan di Indonesia untuk merujuk pada praktik sihir hitam yang diyakini dapat menyebabkan malapetaka bagi orang lain. Berbagai penyakit dan masalah yang dialami seseorang seringkali dikaitkan dengan serangan santet.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang dari 10% pengakuan mengenai santet dapat dibuktikan secara ilmiah, mengindikasikan bahwa kebanyakan kasus lebih merupakan hasil kepercayaan masyarakat yang mendalam.

Setiap daerah di Indonesia memiliki cara berbeda dalam memahami fenomena ini. Di beberapa komunitas, ritual dan upacara tertentu masih dianggap dapat menangkal efek jahat dari santet.

Kisah Nyata Korban Santet: Antara Kenyataan dan Sugesti

Banyak orang mengklaim mengalami gejala aneh, seperti sakit tak kunjung sembuh atau kesulitan dalam hal usaha, yang mereka anggap sebagai akibat dari santet. Beberapa di antaranya telah mencoba berbagai metode pengobatan alternatif untuk menemukan solusi.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Misalnya, seorang wanita bernama Bunga dari Jawa Tengah melaporkan mengalami sakit hebat yang dimulai setelah merusak pohon di halaman tetangganya. Ia percaya sakitnya adalah akibat dari upaya santet yang dilancarkan oleh sang tetangga.

Kasus lain seperti Laila menunjukkan bahwa ketidakpastian dalam kesehatan dapat memperburuk sugesti negatif, yang menyebabkan kesadaran yang lebih besar akan gejala fisik. Hal ini seringkali memperparah kondisi psikologis individu yang bersangkutan.

Mengapa Masyarakat Masih Percaya pada Santet?

Kepercayaan terhadap santet sering berakar dari tradisi dan nilai-nilai yang telah ada selama berabad-abad. Ini menyebabkan banyak orang sulit untuk berpindah pendapat, bahkan ketika ada bukti yang bertentangan.

Berita dan cerita mengenai santet sering kali disebarkan melalui mulut ke mulut, menciptakan fenomena sosial yang sulit untuk dibantah. Ketika satu orang mengaku terkena santet, orang lain cenderung ikut percaya, menjadikannya pengalaman kolektif.

Aspek psikologis sangat memengaruhi kepercayaan ini. Dalam kondisi yang tertekan, individu lebih rentan terpengaruh oleh sesuatu yang tidak sepenuhnya dapat dijelaskan dengan logika.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengungkap Fenomena Santet di Indonesia: Antara Mitos dan Realita

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!