Inspeksi Mendadak di SPBU: Awasi Khusus BBM Berdampak pada Ojek Online
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina karena keluhan dari pengemudi ojek online terkait motor mereka yang mogok setelah mengisi BBM.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan
Hasil inspeksi mengungkapkan adanya dua jenis cairan dalam BBM Pertamina, yaitu cairan hijau untuk Pertalite dan cairan putih yang tidak diketahui asalnya.
Armuji melakukan sidak ke SPBU Pertamina di Jalan Rajawali setelah banyak laporan pengemudi ojek online tentang motor mereka yang mengalami masalah setelah mengisi bahan bakar.
Dia menegaskan bahwa pentingnya ada tanggung jawab dari Pertamina terhadap kerugian yang dialami oleh para pengemudi.
"Para ojol ini kalau nge-service pasti habis uang, dari Pertamina digantikan enggak uangnya, jangan disampaikan saja harus ada kepastian," ungkap Cak Ji.
Lebih lanjut, Armuji meminta agar pengemudi dapat melapor jika mengalami kerusakan akibat masalah dengan BBM secepatnya.
Supervisor SPBU Pertamina Rajawali, Budi Susetyo, menjelaskan bahwa laporan dari para pengemudi akan disampaikan kepada kantor pusat PT Pertamina untuk ditindaklanjuti.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak
"Iya nanti kita masukkan laporannya, saya ajukan ke kantor (pusat) Pertamina," ujarnya terkait prosedur pengaduan.
Cak Ji juga mengingatkan masyarakat agar selalu meminta nota setiap kali melakukan pengisian BBM.
Dengan cara ini, pengguna dapat mengajukan komplain dengan bukti yang valid jika terjadi masalah pada kendaraan mereka.
Pada hari yang sama, tim dari Polda Jatim melakukan sidak di SPBU Kebonsari dan tidak menemukan adanya kandungan air dalam BBM Pertalite.
"Kami bersama pihak Pertamina melakukan pengecekan di SPBU Kebonsari terkait dengan isi yang beredar adanya motor brebet atau rusak karena pertalite," jelas Kompol Putu Angga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: