BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 11:41 WIB

Kritik Tajam Terhadap Pandji Pragiwaksono atas Humor yang Menyinggung Budaya Toraja

Kritik Tajam Terhadap Pandji Pragiwaksono atas Humor yang Menyinggung Budaya TorajaKritik Tajam Terhadap Pandji Pragiwaksono atas Humor yang Menyinggung Budaya Toraja

Komika Pandji Pragiwaksono mendapati kritik tajam setelah penampilannya menyentuh budaya Toraja dalam stand-up comedy. Masyarakat Toraja menuntut permintaan maaf terkait pernyataannya yang dinilai menghina adat mereka.

Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China

Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Makassar, Amson Padolo, menyatakan dua poin dalam materi humor Pandji yang menyakiti hati masyarakat. Perdebatan muncul mengenai batasan humor dan sensitivitas budaya dalam konteks ini.

Kritik dari Masyarakat Toraja

Amson Padolo mengungkapkan rasa keprihatinan atas tindakan Pandji, menyatakan, "Kami sangat menyayangkan seorang tokoh publik berpendidikan seperti Pandji menjadikan adat Toraja sebagai bahan lelucon." Kritik ini muncul setelah Pandji mengklaim bahwa masyarakat Toraja mengalami kemiskinan karena pesta adat.

Lebih lanjut, Amson menjelaskan, "Ada dua hal yang membuat kami terluka." Yang pertama adalah tuduhan tentang kemiskinan yang diakibatkan oleh tradisi adat, dan yang kedua adalah pernyataan mengenai penyimpanan jenazah di ruang tamu yang dinilai sangat menyinggung.

Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan

Pemahaman tentang Tradisi Rambu Solo

Dalam penjelasannya, Amson mengatakan bahwa Rambu Solo bukanlah sekadar pesta kemewahan. Upacara ini merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada orang-orang yang telah meninggal.

Amson menambahkan, "Esensi Rambu Solo itu penghormatan kepada orang tua atau kerabat yang telah meninggal." Hal ini mencerminkan nilai-nilai kekerabatan, gotong royong, dan kasih sayang dalam masyarakat Toraja, serta menunjukkan akulturasi antara ajaran Aluk Todolo dan nilai-nilai kekristenan.

Tuntutan Permintaan Maaf dan Tanggung Jawab Moral

Amson menekankan pentingnya Pandji untuk lebih memahami konteks budaya sebelum melontarkan candaan yang dapat melukai perasaan masyarakat. Tanggung jawab moral seorang tokoh publik sejatinya sangat krusial dalam menjaga keharmonisan antara budaya.

Ia mengatakan, "Kami menuntut Pandji meminta maaf secara terbuka." Tuntutan ini tidak hanya menjadi perhatian bagi satu suku, tetapi juga merupakan pelajaran bagi semua tokoh publik untuk lebih berhati-hati dalam memperlakukan budaya orang lain, bahkan dalam konteks humor.

Baca juga: Menunjukkan Cinta Melalui Tindakan Kecil untuk Pasangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kritik Tajam Terhadap Pandji Pragiwaksono atas Humor yang Menyinggung Budaya Toraja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!