BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 20:30 WIB

Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun

Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 TahunAustralia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun

Australia baru saja memberlakukan larangan penggunaan media sosial bagi remaja berusia di bawah 16 tahun, sebuah kebijakan yang diharapkan dapat mengubah cara penggunaan media sosial secara global.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Langkah ini telah memaksa platform besar seperti Meta, TikTok, Snapchat, dan YouTube untuk memblokir ratusan ribu akun remaja di Australia sebelum peraturan resmi dimulai pada 10 Desember mendatang.

Kebijakan Regulasi Internet yang Ketat

Komisioner eSafety, Julie Inman Grant, awalnya meragukan pendekatan langsung dalam memblokir pengguna di bawah 16 tahun. Namun, setelah mempertimbangkan efektivitas regulasi yang bertahap, ia kini mendukung langkah tegas tersebut.

"Kita telah mencapai titik balik," ungkapnya dalam acara Sydney Dialogue, dilaporkan oleh Reuters pada 4 Desember 2025. Kebijakan baru ini diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih bagi remaja dari dampak media sosial yang negatif.

Menurut Inman Grant, data merupakan mata uang yang menggerakkan perusahaan-perusahaan ini. Ia menegaskan bahwa fitur-fitur desain platform sering kali berbahaya bahkan untuk orang dewasa, apalagi bagi anak-anak.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Dampak dan Respons Publik

Di Australia, lebih dari satu juta remaja tercatat memiliki akun media sosial, menunjukkan luasnya adopsi platform digital di kalangan anak muda. Dengan peraturan baru ini, banyak platform diwajibkan untuk menghubungi pengguna di bawah umur dan meminta mereka untuk mengunduh data pribadi.

Setelahnya, pengguna akan diberikan pilihan untuk menghapus akun atau membekukannya hingga mereka berusia 16 tahun. Di tengah beragam reaksi dari publik, banyak orang tua yang menyambut baik kebijakan ini.

"Ini meringankan beban kami sebagai orang tua. Dampak kesehatan mentalnya sangat besar," ujar Jennifer Jennison, seorang ibu asal Sydney.

Pengaruh Internasional dan Tindakan Selanjutnya

Kebijakan yang diterapkan di Australia ini turut memberikan tekanan kepada pemerintah Amerika Serikat. Inman Grant bahkan menyatakan bahwa dirinya diminta untuk memberikan kesaksian berkaitan dengan pengaruh Australia terhadap kebebasan berpendapat warga Amerika.

"Dengan mengirimkan surat kepada saya dan meminta saya hadir di depan komite, itu juga merupakan bentuk penggunaan jangkauan ekstra-teritorial," katanya, menyoroti ironi dari permintaan tersebut.

Meskipun tidak memberikan jawaban pasti mengenai apakah akan memenuhi permintaan tersebut, Inman Grant mencatat bahwa tuntutan ini menunjukkan dampak global dari kebijakan yang diterapkan di Australia.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Australia Larang Media Sosial untuk Remaja di Bawah 16 Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!