BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 16:37 WIB

Operasi Siber AS: Taktik Terbaru untuk Mengguncang Venezuela

Operasi Siber AS: Taktik Terbaru untuk Mengguncang VenezuelaOperasi Siber AS: Taktik Terbaru untuk Mengguncang Venezuela

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru saja mengemukakan rencana ambisius untuk menculik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, yang melibatkan operasi siber. Dalam sebuah konferensi pers di Mar-a-Lago, Trump menjelaskan bagaimana tentara AS berhasil memadamkan listrik di Caracas, membuat ibu kota Venezuela terjebak dalam kegelapan total.

Baca juga: Dolby Vision 2: Menghadirkan Inovasi Memukau dalam Teknologi Visual TV

Pengakuan ini menandai langkah kontroversial dimana AS secara terbuka mengakui penggunaan metode serangan siber dalam konflik internasional. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampak jangka panjang dari tindakan tersebut terhadap hubungan diplomatik di kawasan.

Metode Serangan Siber yang Digunakan

Dalam penjelasannya, Trump menyampaikan, "Di sana gelap, lampu di Caracas semuanya mati karena keahlian yang kami miliki," merujuk pada serangan yang dilakukan untuk mengacaukan infrastruktur Venezuela. Serangan ini menunjukkan kemampuan canggih AS dalam bidang siber dan menyiratkan pemanfaatan skill untuk tujuan politik.

Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Militer AS, mengungkapkan bahwa Komando Siber AS memiliki peran krusial dalam merancang dan melaksanakan metode operasi yang muncul dalam situasi ini. Meskipun informasi lebih detail tidak disampaikan, aksi ini menambah pemahaman tentang kompleksitas perang modern yang melibatkan perang siber.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dalam Acara Seni Melawan Tirani

Dampak Pemadaman Listrik di Caracas

Grup pelacak aktivitas internet, NetBlocks, melaporkan bahwa pemadaman listrik ini berakibat fatal terhadap akses internet di Caracas, yang terputus total sejak Sabtu dini hari. Al Toker, pendiri NetBlocks, menyatakan bahwa situasi ini semakin memperparah kondisi komunikasi di Venezuela.

Kondisi ini juga menambah kesulitan bagi pemimpin Venezuela dalam mengendalikan situasi domestik. Venezuela sebelumnya telah mengalami serangan serupa yang mengganggu sektor-sektor vital, termasuk produksi dari perusahaan minyak negara, PDVSA.

Ketegangan Politik di Kawasan Karibia

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela terus meningkat kasus demi kasus, meskipun ada penangkapan yang mengejutkan terhadap Presiden Maduro. Pejabat AS menegaskan keberadaan sekitar 15.000 personel di kawasan Karibia sebagai langkah menjaga stabilitas.

Terdapat kemungkinan intervensi militer lebih lanjut jika Presiden sementara, Delcy Rodríguez, tidak memenuhi tuntutan Washington. Trump secara tegas memperingatkan Rodríguez, menyatakan, "Jika dia tidak melakukan apa yang seharusnya, dia akan membayar mahal, mungkin lebih besar daripada Maduro."

Baca juga: Tips Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang yang Cozy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Operasi Siber AS: Taktik Terbaru untuk Mengguncang Venezuela

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!