BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 09 JANUARI 2026 • 17:00 WIB

Mengupas Pelbagai Sebab Di Balik Kebencian Anak Terhadap Ibu Kandung

Mengupas Pelbagai Sebab Di Balik Kebencian Anak Terhadap Ibu KandungMengupas Pelbagai Sebab Di Balik Kebencian Anak Terhadap Ibu Kandung

Fenomena kebencian anak terhadap ibu kandung merupakan isu yang kompleks dan sering kali terjadi dalam hubungan keluarga, terutama pada masa remaja.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Walaupun hubungan ini biasanya dipenuhi dengan kasih sayang, ada kalanya emosi negatif muncul ketika anak merasa tidak dipahami atau dikhianati.

Agresi Emosional dan Harapan yang Tidak Terpenuhi

Peran seorang ibu dalam kehidupan anak tidak dapat diremehkan, namun harapan yang tidak terpenuhi bisa menimbulkan rasa sakit dan kekecewaan. Sabrina Romanoff, PsyD, seorang psikolog klinis di Yeshiva University, New York City, menjelaskan bahwa "seseorang umumnya menyimpan rasa benci terhadap ibunya saat pernah diperlakukan tidak adil, diabaikan, atau disakiti."

Ketika seorang ibu tidak dapat memenuhi kebutuhan emosional dan sosial anak, hal ini dapat menciptakan dinamika cinta dan benci yang rumit. Perasaan semacam ini adalah bagian dari kompleksitas emosi manusia yang sering kali sulit dijelaskan.

Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya

Dinamika Ketidakpastian dalam Pola Asuh

Sikap orang tua yang tidak konsisten mampu memicu munculnya kebencian dalam diri anak. Anak yang dihadapkan pada figur ibu yang sering berubah pikiran dan kurang tegas akan "kesulitan untuk mempercayainya sebagai sosok yang bisa diandalkan."

Penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang tidak stabil dapat menyebabkan kecemasan berkepanjangan. Hal ini menciptakan ketidakpastian yang membuat anak merasa tidak diterima dan tidak dicintai, berkontribusi pada perasaan negatif yang terus berlanjut.

Dampak Komunikasi dalam Hubungan Ibu dan Anak

Komunikasi yang buruk juga berkontribusi pada ketegangan dalam hubungan ini. Ketika ibu terlalu sering mengkritik dan menuntut berlebihan, anak akan mengalami tekanan ekstra dan rentan terhadap emosi negatif. "Rasa dendam yang menumpuk sering berasal dari kemarahan yang belum terselesaikan atas pengabaian serta trauma yang terjadi selama masa kanak-kanak."

Situasi ini dapat diperburuk oleh ketidakmampuan ibu untuk memberikan dukungan saat anak membutuhkannya. Hal ini mencerminkan kebutuhan dasar anak untuk merasa aman dan dicintai, yang sering kali tidak terpenuhi dalam hubungan tersebut.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengupas Pelbagai Sebab Di Balik Kebencian Anak Terhadap Ibu Kandung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!