Senin, 07 JULI 2025 • 07:59 WIB

Klarifikasi Agustina Hastarini Terkait Perjalanan ke Eropa

Author

shelifestyle.id – Agustina Hastarini, istri Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, baru-baru ini menanggapi sorotan terkait perjalanan yang dilakukannya ke Eropa. Ia menjelaskan bahwa perjalanan tersebut merupakan bentuk dukungan kepada putrinya yang berpartisipasi dalam festival Misi Budaya Euro folk 2025.

Melalui akun Instagram resminya, Agustina menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan ditanggungnya sendiri dan menolak adanya tuduhan terkait penggunaan anggaran negara. Dia juga membantah beredarnya surat permintaan pendampingan yang menyebut namanya.

Klarifikasi Perjalanan ke Eropa

Agustina Hastarina memberikan penjelasan melalui Instagram resmi tentang perjalanan ke Eropa yang sempat menimbulkan kontroversi. Dia menekankan bahwa tujuan kedatangannya ke Eropa adalah untuk mendampingi putrinya yang berpartisipasi dalam festival Misi Budaya Euro folk 2025 dengan tim sekolahnya.

Dalam unggahannya, ia menyatakan, “Benar adanya saya melakukan perjalanan ke Eropa namun perjalanan tersebut dalam rangka saya menemani putri saya yang masih berusia 12 tahun untuk mengikuti festival Misi Budaya Euro folk 2025 bersama tim sekolahnya untuk mewakili Indonesia.”

Biaya Perjalanan yang Ditanggung Pribadi

Agustina menegaskan bahwa semua pengeluaran selama di Eropa, termasuk akomodasi dan transportasi, sepenuhnya berasal dari dana pribadi. Ia menambahkan bahwa semua bukti pembayaran telah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjaga transparansi.

“Semua bukti pembayaran yang saya lakukan sudah saya berikan kepada suami saya dan diserahkan juga ke KPK dalam bentuk pertanggungan jawaban publik kami dan keluarga,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa suaminya telah mengklarifikasi situasi tersebut sebelumnya.

Bantahan Terhadap Surat Viral

Agustina juga merespons beredarnya surat yang mengatasnamakannya dan menyebutkan bahwa ia tidak mengetahui tentang surat tersebut. Ia mencatat, “Mengenai surat yang beredar yang mencantumkan nama saya untuk meminta pendampingan itu benar-benar saya tidak tahu menahu.”

Ia menggarisbawahi bahwa selama di Eropa, tidak ada pendampingan yang diterimanya dari pihak lain, kecuali rombongan sekolah putrinya. “Sejak saya sampai dan selama saya berada di sini tidak ada pendampingan dari pihak lain selain rombongan sekolah putri saya dan juga guru-guru pendamping,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU