Merawat motor matic agar tidak boros BBM sebenarnya bukan hal yang sulit jika dilakukan dengan benar. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar konsumsi bahan bakar tetap efisien dan motor tetap bertenaga.
Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Menjaga performa motor matic sangat penting, terutama di tengah harga BBM yang terus naik. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk merawat motor matic kesayangan.
Perawatan Rutin yang Harus Dilakukan
Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga performa motor matic. Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan mengganti oli mesin secara berkala.
Oli yang sudah kotor atau kadaluarsa dapat menyebabkan motor bekerja lebih keras, sehingga berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Pastikan juga untuk menggunakan oli sesuai rekomendasi pabrikan agar hasilnya maksimal.
Selain oli, perlu memeriksa kondisi filter udara. Filter yang bersih memungkinkan aliran udara yang baik ke dalam mesin, sehingga pembakaran jadi lebih efisien.
Jangan lupa untuk memeriksa dan mengganti busi jika perlu, karena busi yang bermasalah dapat membuat motor kurang bertenaga dan lebih boros BBM.
Teknik Berkendara yang Efisien
Berkendara dengan teknik yang tepat juga berkontribusi besar terhadap efisiensi bahan bakar. Hindari akselerasi mendadak dan pengereman yang terlalu keras.
Baca juga: Aksi Neofobia di Stasiun Cikini: Pria Melompat ke Atas KRL Viral di Media Sosial
Usahakan untuk menjaga kecepatan konstan saat berkendara, terutama di jalanan yang ramai. Ini bisa membantu mesin bekerja lebih ringan dan menghemat bahan bakar.
Sebaiknya juga hindari membawa barang yang tidak perlu. Motor matic dirancang untuk penggunaan yang ringan, jadi semakin berat beban, semakin boros BBM yang dihasilkan.
Jika memungkinkan, gunakan mode ECO (economic) jika motor kamu memilikinya, karena mode ini dirancang untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar.
Pentingnya Cek Kondisi Ban
Ban juga berperan penting dalam efisiensi bahan bakar. Pastikan tekanan angin pada ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Ban yang kurang angin akan membuat motor lebih berat dan memerlukan lebih banyak energi untuk bergerak. Ini otomatis berdampak pada konsumsi BBM.
Selain tekanan, cek juga kondisi tapak ban. Ban yang sudah tipis cenderung lebih tidak efisien dan bisa meningkatkan risiko kecelakaan.
Jadi, melakukan pengecekan rutin pada ban bukan hanya soal keselamatan berkendara, tetapi juga demi menjaga agar motor tetap irit bahan bakar.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: