Belanja online sering kali menjadi pilihan praktis, namun dibalik kemudahan tersebut, terdapat risiko penipuan yang mengintai.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Para penipu semakin beragam dalam menggunakan berbagai modus untuk menipu konsumen yang tidak waspada.
1. Penipuan Pseudo-Situs
Modus pertama yang perlu diwaspadai yaitu penipuan dengan menggunakan situs palsu. Penipu biasanya membuat situs web yang mirip dengan situs resmi, namun dengan URL yang sedikit berbeda.
Ketika seseorang melakukan transaksi melalui situs ini, mereka akan memasukkan data pribadi dan informasi pembayaran, yang selanjutnya disalahgunakan oleh penipu.
2. Iklan dengan Harga yang Terlalu Murah
Iklan yang menawarkan barang dengan harga jauh lebih murah daripada yang lain bisa jadi tanda penipuan. Penjual seringkali menggunakan strategi ini untuk menarik perhatian calon pembeli.
Setelah melakukan pembayaran, pembeli sering kali menemukan bahwa barang yang diterima jauh berbeda dari yang dijanjikan, atau bahkan barang tidak kunjung datang.
Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China
3. Penipuan Melalui Media Sosial
Media sosial juga kerap digunakan sebagai platform penipuan, di mana penipu menyebarkan iklan dengan iming-iming barang murah. Banyak yang tertipu karena kurangnya informasi mengenai kredibilitas penjual.
Penting untuk selalu memeriksa reputasi penjual sebelum melakukan transaksi, seperti mencari ulasan atau testimonies dari pembeli sebelumnya.
4. Penawaran Barang Langka
Modus lain yang sering ditemukan adalah penawaran barang yang jarang ada, kosong, atau tidak umum. Penipu akan menciptakan rasa urgensi kepada pembeli untuk segera melakukan transaksi.
Mereka sering kali menggunakan istilah 'stok terbatas' atau 'hanya hari ini' untuk menekan pembeli agar cepat mengambil keputusan.
5. Penipuan dengan Metode Pembayaran Tidak Aman
Metode pembayaran yang tidak aman seperti transfer bank ke rekening pribadi tanpa menggunakan sistem escrow adalah tanda bahaya lainnya. Penipu seringkali meminta pembayaran sebelum barang dikirim.
Selalu gunakan metode pembayaran yang terpercaya agar bisa mendapatkan kembali uang jika terjadi penipuan.
Baca juga: Dukungan Menteri Keuangan Sri Mulyani Pasca Penjarahan Rumahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: