Imlek, atau Tahun Baru Cina, merupakan perayaan yang berlangsung selama 15 hari dengan tradisi yang beraneka ragam. Setiap hari dipenuhi dengan makna serta simbol yang memiliki arti penting bagi masyarakat Tionghoa.
Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil yang Sering Terabaikan
Meskipun banyak yang mengetahui bagaimana perayaan ini dilakukan, tidak banyak yang memahami alasan di balik lamanya durasi perayaan. Mari kita telusuri setiap harinya dan temukan keistimewaan yang terkandung di dalamnya.
Hari Pertama: Tahun Baru
Hari pertama Imlek merupakan momen berkumpulnya keluarga untuk merayakan tahun baru. Ritual ini biasanya dimulai dengan sarapan bersama, di mana hidangan khas seperti dumpling disajikan.
Suasana dalam perayaan ini dipenuhi kebahagiaan dan harapan, ditandai dengan ritual membersihkan rumah dan menghiasnya menggunakan warna merah, yang melambangkan keberuntungan.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan
Hari ke-7: Hari Manusia
Hari ketujuh dikenal sebagai 'Hari Manusia', yang menandakan bahwa setiap orang bertambah usia satu tahun. Hari ini menjadi kesempatan untuk merayakan keberadaan manusia dalam hidup.
Berbagai hidangan seperti couscous dan makanan berbahan dasar nasi menjadi simbol perayaan, dengan banyak keluarga mengadakan acara di lingkungan mereka.
Hari ke-15: Cap Go Meh
Cap Go Meh, hari terakhir dari perayaan Imlek, dikenal sebagai Festival Lampion. Masyarakat biasa merayakan hari ini dengan parade lampion berwarna-warni yang meriah.
Tradisi ini diakhiri dengan pawai dan doa bersama untuk kesehatan dan kebahagiaan di tahun yang baru. Di momen spesial ini, banyak remaja mencari calon jodoh.
Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: