Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 13:59 WIB

Mark Zuckerberg Menyampaikan Pendapatnya tentang Kecanduan Media Sosial di Pengadilan

Author

Mark Zuckerberg Menyampaikan Pendapatnya tentang Kecanduan Media Sosial di Pengadilan

CEO Meta, Mark Zuckerberg, baru-baru ini memberikan kesaksian dalam sebuah sidang yang membahas pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental anak-anak.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak

Persidangan tersebut berlangsung di Los Angeles dan mengkaji tanggung jawab Meta atas dampak platform yang mereka tawarkan.

Persidangan Mengenai Kecanduan Media Sosial

Pada tanggal 18 Februari, Mark Zuckerberg menjawab pertanyaan tentang dampak media sosial terhadap kesehatan mental anak-anak.

Seorang penggugat berusia 20 tahun yang dikenal sebagai KGM mengklaim penggunaan media sosial dari usia dini telah memperburuk kondisinya, termasuk depresi dan pikiran bunuh diri.

Kecanduan yang ditimbulkan oleh platform seperti Instagram menjadi fokus utama dalam persidangan, dengan argumen pengacara penggugat, Mark Lanier, mengenai pengaruh negatif media sosial terhadap perkembangan mental anak.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental: Pentingnya Perhatian untuk Generasi Muda

Pernyataan dan Bukti di Pengadilan

Zuckerberg menyatakan, "Saya masih setuju bahwa bukti ilmiah yang ada belum membuktikan media sosial menyebabkan gangguan kesehatan mental."

Ia mengadakan diskusi tentang bagaimana perusahaan seharusnya menangani pengguna yang rentan, dengan menyatakan, "Saya pikir perusahaan yang rasional seharusnya berusaha membantu orang-orang yang menggunakan layanannya."

Dokumen internal tentang kebijakan penggunaan dan verifikasi umur juga disajikan sebagai bagian dari bukti, yang menimbulkan keraguan terhadap pernyataan Zuckerberg sebelumnya.

Tanggapan terhadap Kritikan dan Dampak Kebijakan

Zuckerberg menghadapi kritik dari berbagai pihak, termasuk advokat anak-anak yang menilai kesaksiannya kurang transparan.

"Dia tidak dapat dipercaya, terutama dalam hal keamanan anak-anak," kata Josh Golin, direktur eksekutif Fairplay, menanggapi pernyataan Zuckerberg di pengadilan.

Meskipun menghadapi tantangan tersebut, Zuckerberg berusaha mempertahankan pandangannya, merujuk pada misi perusahaan untuk menciptakan platform yang bermanfaat.

Baca juga: Sepatu Putih: Item Wajib dalam Lemari Pakaian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU