Babi memiliki sejarah panjang dalam budaya Timur Tengah, meskipun saat ini ia dilarang dalam agama Islam. Penelitian terbaru membongkar fakta mengejutkan tentang peran babi di wilayah ini sejak ribuan tahun lalu.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Kota
Studi oleh tim dari Kiel University, Jerman, menunjukkan bahwa babi pertama kali dijinakkan di Mesopotamia pada 8.500 SM, sebelum menjalar ke Eropa. Hal ini menegaskan betapa dekatnya hubungan manusia dengan hewan ini di masa lalu.
Sejarah Domestikasi Babi
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal 'Insights Into Early Pig Domestication Provided by Ancient DNA Analysis' mengungkap bahwa domestikasi babi terjadi di Mesopotamia. Dari catatan arkeologis, terlihat bahwa babi menjadi sumber makanan utama di wilayah ini antara tahun 5.000 hingga 2.000 SM.
Babi tidak hanya berfungsi sebagai sumber protein, tetapi juga berperan penting dalam struktur sosial masyarakat saat itu. Dengan keberadaan babi, komunitas dapat memanfaatkan sumber daya yang ada dengan lebih efisien.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan
Ancaman Ekologi Terhadap Konsumsi Babi
Antropolog Marvin Harris dalam bukunya 'Sapi, Babi, Perang, dan Tukang Sihir' mengaitkan pelarangan konsumsi babi dengan kebutuhan sumber daya yang tinggi. Ia menyebutkan bahwa satu ekor babi membutuhkan 6.000 liter air untuk berkembang.
Di tengah kondisi ekologi Timur Tengah yang kering, masyarakat lebih memilih mengalihkan air untuk kebutuhan yang lebih mendesak. Hal ini berujung pada perubahan pola konsumsi yang signifikan di wilayah tersebut.
Perubahan Budaya dengan Kemunculan Ayam
Kemunculan ayam sebagai alternatif mempengaruhi perubahan pola konsumsi masyarakat Arab. Sejarawan Richard W. Redding menjelaskan bahwa ayam dianggap lebih praktis karena hanya memerlukan 3.500 liter air untuk setiap kilogram daging.
Selain itu, produksi telur dari ayam memberikan sumber protein tambahan bagi keluarga. Hal ini membawa dampak besar pada cara masyarakat memandang babi dan ayam dalam konteks ketersediaan sumber makanan.
Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: