BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 20:12 WIB

Amazon Rencanakan Automasi Besar-besaran, 600.000 Karyawan Terancam Digantikan Robot

Amazon Rencanakan Automasi Besar-besaran, 600.000 Karyawan Terancam Digantikan RobotAmazon Rencanakan Automasi Besar-besaran, 600.000 Karyawan Terancam Digantikan Robot

Amazon, raksasa e-commerce dari Amerika Serikat, mengumumkan rencana ambisius untuk menggantikan lebih dari 600.000 karyawan dengan robot pada tahun 2033.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil yang Sering Terabaikan

Informasi ini berasal dari dokumen strategi internal serta wawancara yang diterbitkan oleh New York Times.

Strategi Automasi Amazon

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Amazon berencana untuk mendorong automasi di lebih dari 75% operasionalnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi.

Penggantian karyawan dengan robot diharapkan dapat mengurangi biaya rekrutmen hingga 30 sen dolar untuk setiap item yang dikemas dan dikirim ke konsumen di AS. Jika rencana ini dilaksanakan, total penghematan diperkirakan mencapai USD 12,6 miliar antara tahun 2025 dan 2027.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan

Taktik Perubahan Citra Perusahaan

Mengantisipasi kritik akibat pengurangan lapangan kerja, Amazon berencana meningkatkan citranya sebagai 'warga korporat yang baik'. Perusahaan ini akan mengikuti berbagai proyek di komunitas lokal serta menghindari penggunaan istilah seperti 'automasi' dan 'AI'.

Eksekutif Amazon disarankan untuk menggunakan terminologi yang lebih netral, seperti 'teknologi canggih' atau 'cobot', untuk menggambarkan hubungan kolaboratif antara manusia dan robot.

Tanggapan dan Klarifikasi dari Amazon

Juru bicara Amazon, Kelly Nantel, menyatakan bahwa dokumen yang bocor hanyalah mencerminkan sudut pandang salah satu tim dan tidak mewakili strategi rekrutmen saat ini. 'Dokumen yang bocor sering kali memberikan gambaran yang tidak lengkap dan menyesatkan tentang rencana kami,' tegas Nantel.

Nantel juga menambahkan bahwa Amazon aktif merekrut karyawan untuk fasilitas operasional dan baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mengisi 250.000 posisi menjelang musim libur akhir tahun.

Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Amazon Rencanakan Automasi Besar-besaran, 600.000 Karyawan Terancam Digantikan Robot

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!