BYD Siap Luncurkan Produksi Mobil Listrik di Indonesia
BYD mengungkapkan kemajuan terbaru mengenai pabrik perakitan mobil listrik yang tengah dikebut di Subang, Indonesia. Pabrik ini kini berada pada tahap akhir persiapan dengan sertifikasi penting yang telah diperoleh sejak akhir 2025.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan ’17+8′ Usai Dihujat Soal Pilihan Politik
Eagle Zhao, Presiden BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa uji coba produksi telah dilakukan untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar global. Namun, tanggal pasti untuk awal produksi masif masih belum bisa dipastikan.
Pabrik BYD yang terletak di Subang, Jawa Barat, merupakan bagian dari investasi sebesar Rp11,2 triliun. Kapasitas produksi pabrik ini direncanakan mencapai 150 ribu unit per tahun.
Sejak akhir 2025, BYD telah berhasil memperoleh sertifikasi penting yang diperlukan dari pemerintah. Sertifikasi ini menjadi langkah penting untuk memulai proses produksi mobil listrik di Indonesia.
Dengan sertifikasi tersebut, pabrik sekarang dapat melanjutkan ke tahap uji coba produksi. Eagle Zhao menekankan pentingnya keamanan dan kualitas produk agar sesuai dengan standar internasional BYD.
Baca juga: Peluncuran iPhone 17 Series: Apakah eSIM Akan Jadi Standar Baru?
Uji coba produksi dilakukan untuk memastikan bahwa model kendaraan yang diproduksi memenuhi kriteria kualitas yang ditetapkan. Eagle menjelaskan, "Di akhir 2025 kami sudah dapat sertifikasi yang memang penting dari pemerintah. Mulai dari kuartal pertama ini kami bisa melakukan serangkaian testing dan penyelarasan produksi."
Proses ini diharapkan akan mempersiapkan pabrik untuk memproduksi kendaraan dalam skala besar. BYD optimis bahwa lebih banyak model mobil listrik dapat diproduksi di Indonesia seiring rampungnya tahapan ini.
Semua langkah ini menunjukkan keseriusan BYD dalam memenuhi standar kualitas produk agar sesuai dengan harapan konsumen di pasar.
Eagle Zhao menunjukkan harapan besar untuk meningkatkan volume produksi di pabrik lokal. "Kami juga berharap lebih banyak volume yang akan keluar dari pabrik lokal kami," ungkapnya.
Meskipun ada ketidakpastian mengenai waktu pasti peluncuran produksi, Eagle mengajak publik untuk bersabar menunggu informasi lebih lanjut. "Jadi secara internal kami ingin cepat mengeluarkan produk made in Indonesia. BYD tidak akan mengecewakan, yang pasti akan diumumkan," tambahnya.
Kesiapan pabrik di Subang adalah langkah strategis dalam memperkuat posisi BYD di pasar mobil listrik Indonesia yang terus berkembang.
Baca juga: Menggali Potensi Finfluencer di Era Digital: Panduan Memperbaiki Keuangan Pribadi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: