NASA Gandeng Blue Origin untuk Misi Penjelajahan Bulan
NASA telah resmi menunjuk perusahaan antariksa Blue Origin untuk mengantarkan rover VIPER ke kutub selatan Bulan.
Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China
Misi ini merupakan bagian dari program Artemis yang bertujuan untuk menciptakan kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan, sebagai langkah menuju Mars.
Rover VIPER akan fokus pada pencarian dan pemetaan sumber daya volatil, khususnya es air yang ada di permukaan Bulan.
Ketersediaan air di Bulan sangat penting untuk misi jangka panjang manusia, karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar roket dan untuk kebutuhan hidup astronot.
VIPER rencananya akan diluncurkan menggunakan pendarat Blue Moon MK1 yang saat ini masih dalam proses produksi, dengan target peluncuran pada akhir 2027.
Peluncuran ini diharapkan berbarengan dengan jendela sains 100 hari yang direncanakan untuk eksplorasi di permukaan Bulan.
Sebelumnya, NASA terpaksa membatalkan proyek VIPER pada tahun 2024 karena masalah biaya, tetapi kini proyek ini telah dihidupkan kembali dengan pendekatan kemitraan yang lebih efisien.
Baca juga: Microsoft Perkenalkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word ke OneDrive
Nicky Fox, Associate Administrator NASA, menyatakan, 'Kami mencari cara yang kreatif dan hemat biaya untuk mencapai tujuan eksplorasi kami.'
Pendekatan baru ini diharapkan mampu memperkuat kehadiran Amerika di luar angkasa sambil berfokus pada investasi jangka panjang.
Dengan memanfaatkan kemampuan sektor swasta, NASA dapat lebih mengarahkan perhatian kepada misi eksplorasi yang lebih ambisius.
Blue Origin akan bertanggung jawab atas arsitektur pendaratan, termasuk desain, pengujian, dan pengantaran rover ke permukaan Bulan.
Di sisi lain, NASA akan mengelola operasi rover dan perencanaan ilmiah setelah pendaratan selesai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: