BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 19:20 WIB

Protes Berlangsung di Tomsk Menolak Larangan Roblox di Rusia

Protes Berlangsung di Tomsk Menolak Larangan Roblox di RusiaProtes Berlangsung di Tomsk Menolak Larangan Roblox di Rusia

Puluhan orang berkumpul pada Minggu (14/12) di Tomsk, Siberia untuk melawan larangan Rusia yang memblokir platform game populer, Roblox.

Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China

Aksi ini mencerminkan kemarahan masyarakat atas penyensoran yang semakin meningkat oleh pemerintah selama periode ketegangan geopolitik.

Latar Belakang Penyensoran di Rusia

Rusia telah menerapkan pemblokiran dan pembatasan terhadap berbagai platform media sosial, termasuk Snapchat, Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Tindakan ini bertujuan untuk menyebarkan narasi yang selaras dengan kepentingan nasional melalui hanyalah media-media yang difilter.

Pada tanggal 3 Desember lalu, Roskomnadzor, pengawas komunikasi Rusia, mengumumkan pemblokiran terhadap Roblox dengan alasan konten-kontennya dianggap tidak pantas dan berpotensi merugikan perkembangan moral anak-anak.

Baca juga: Aksi Neofobia di Stasiun Cikini: Pria Melompat ke Atas KRL Viral di Media Sosial

Aksi Protes di Tomsk

Di Tomsk, yang terletak 2.900 km di timur Moskow, puluhan orang melakukan aksi protes dengan membawa berbagai poster dukungan untuk Roblox. Slogan-slogan seperti "Jangan sentuh Roblox" dan "Roblox adalah korban Tirai Besi digital" menunjukkan penolakan publik terhadap kebijakan pemerintah.

Salah satu poster yang mencolok menyatakan, "Larangan dan pemblokiran adalah satu-satunya yang dapat Anda lakukan," menyoroti ketidakpuasan mendalam dari tindakan pemerintah yang dinilai mengekang kebebasan berekspresi.

Dampak dan Tanggapan Terhadap Larangan

Larangan terhadap Roblox memicu perdebatan mengenai dampak sensor dalam konteks keselamatan dunia digital anak-anak. Sejumlah orang tua dan guru menyuarakan kekhawatiran bahwa Roblox dapat membuka akses kepada konten yang tidak pantas serta potensi bahaya interaksi dengan orang dewasa.

Kendati demikian, Roblox, yang berpusat di San Mateo, California, pernah menghadapi larangan serupa di sejumlah negara lain, termasuk Irak dan Turki. Dalam menghadapi larangan, Roblox menegaskan bahwa mereka memiliki "komitmen yang mendalam terhadap keselamatan" dan menyediakan "perlindungan bawaan yang ketat untuk membantu menjaga keamanan pengguna."

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Protes Berlangsung di Tomsk Menolak Larangan Roblox di Rusia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!