BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 29 DESEMBER 2025 • 18:06 WIB

Dampak Mengisi Daya Ponsel Hingga Penuh Terus-Menerus

Dampak Mengisi Daya Ponsel Hingga Penuh Terus-MenerusDampak Mengisi Daya Ponsel Hingga Penuh Terus-Menerus

Kebiasaan mengisi daya ponsel hingga 100% adalah praktik umum di kalangan pengguna smartphone, namun dampaknya terhadap kesehatan baterai sering diabaikan.

Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbarunya dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Chill Fan

Pengisian daya berlebih bisa berpotensi merusak baterai, dan penting untuk memahami implikasi ini agar baterai tetap awet dan berfungsi optimal.

Dampak Mengisi Daya Berlebihan

Mengisi daya ponsel hingga 100% berisiko menyebabkan kerusakan pada baterai. Menurut beberapa ahli, pengisian yang terus dilakukan ketika baterai sudah penuh dapat memberikan tekanan pada sel baterai.

Kondisi ini dikenal sebagai 'pengisian terus-menerus', yang berpotensi mengakibatkan siklus pengisian berlebih. Hal ini mungkin menyebabkan kapasitas baterai menurun seiring waktu, meski pengguna tidak sering mengganti ponsel.

Data dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa baterai lithium-ion yang biasa digunakan dalam smartphone sebaiknya tidak dibiarkan terisi 100% dalam waktu lama. Idealnya, kapasitas baterai tetap berada di kisaran 20% hingga 80% untuk memastikan umur pakai yang lebih lama.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni setelah Penjarahan

Gejala Baterai yang Terlalu Banyak Diisi

Pengguna ponsel mungkin tidak menyadari gejala awal dari pengisian berlebih pada baterai. Beberapa tanda yang dapat diidentifikasi adalah baterai menjadi lebih panas dari biasanya saat digunakan dan ponsel sering restart secara tiba-tiba.

Berdasarkan pengamatan, baterai yang sering terisi penuh juga cenderung mengalami penurunan performa, seperti berkurangnya daya tahan untuk penggunaan sehari-hari, sehingga perangkat lebih cepat kehabisan daya.

Lebih lanjut, beberapa pengguna melaporkan adanya pembengkakan pada baterai, yang merupakan indikasi bahwa baterai mungkin sudah mulai rusak dan berpotensi berbahaya.

Cara Merawat Baterai Agar Tetap Sehat

Untuk menjaga kesehatan baterai ponsel, salah satu langkah yang bisa diambil adalah menghindari pengisian hingga 100%. Disarankan untuk mencabut pengisi daya ketika baterai mencoba di kisaran 80% hingga 90%.

Selain itu, penggunaan charger berkualitas tinggi juga berdampak pada kesehatan baterai. Charger yang tidak sesuai dapat mempercepat kerusakan sel baterai.

Penting pula untuk memperhatikan suhu saat melakukan pengisian daya. Membiarkan ponsel terpapar suhu ekstrem dapat mengganggu siklus hidup baterai secara signifikan.

Baca juga: Aksi Neofobia di Stasiun Cikini: Pria Melompat ke Atas KRL Viral di Media Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Mengisi Daya Ponsel Hingga Penuh Terus-Menerus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!