BMW Memperkenalkan Asisten AI Generatif pada iX3: Mobil Listrik yang Lebih Cerdas
BMW telah meluncurkan asisten AI generatif berbasis Alexa+ yang diintegrasikan dalam mobil listrik iX3 generasi kedua, memberikan pengalaman interaksi yang lebih alami bagi penggunanya.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dengan fitur inovatif ini, pengguna dapat berinteraksi dengan mobil tanpa batasan perintah formal, menjadikannya sebagai 'teman cerdas' dalam perjalanan.
BMW iX3 direncanakan akan meluncur di pasar Jerman dan Amerika Serikat pada akhir tahun ini. Kehadiran asisten AI ini menjanjikan transformasi signifikan dalam interaksi pengguna dengan mobil mereka.
Sistem ini memungkinkan pengalaman interaksi yang lebih menarik dibandingkan dengan teknologi perintah suara konvensional, mengurangi rasa monoton yang sering dialami pendahulunya.
Baca juga: Inovasi Kecerdasan Buatan dalam Perawatan Keguguran
Asisten AI generatif ini dirancang untuk memahami konteks percakapan, yang membedakannya dari teknologi sebelumnya. Pengguna tidak perlu lagi mengingat perintah khusus untuk mendapatkan informasi terkait kendaraan.
Dengan pendekatan yang lebih kasual, pengguna dapat menanyakan informasi dari fitur teknis hingga aspek umum dengan cara berbicara yang lebih santai. Menariknya, sistem ini juga mampu memberikan respons terhadap pertanyaan lanjutan secara spontan.
Kemudahan konektivitas menjadi salah satu keunggulan utama dari iX3 karena integrasi dengan akun Amazon. Ini memungkinkan pengguna mengakses layanan seperti streaming musik, berita terkini, dan daftar belanja hanya dengan menggunakan perintah suara.
Stephan Durach, Senior Vice President BMW Group, menjelaskan, 'Melalui teknologi Alexa+ pada BMW Intelligent Personal Assistant, kendaraan menjadi pendamping cerdas yang memahami kebutuhan penggunanya melalui kecerdasan buatan.'
Baca juga: Anggota DPR Nonaktif Masih Terima Gaji, Kontroversi Memicu Respons Publik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: