Awas! Phishing di Media Sosial Makin Marak, Kenali Modusnya
Kejahatan siber melalui media sosial, khususnya phishing, semakin mengkhawatirkan dan banyak pengguna yang terjerat tiap hari.
Baca juga: Denza Luncurkan Versi Terbaru D9 dengan Harga Terjangkau di China
Dengan tren peningkatan penggunaan platform sosial, modus operandi ini juga semakin canggih dan beragam.
Phishing merupakan metode penipuan online yang ditujukan untuk mencuri informasi sensitif, termasuk username, password, dan data kartu kredit.
Pelaku phishing biasanya menyamar sebagai entitas yang tepercaya melalui email atau media sosial dengan tujuan utama untuk mendapatkan akses ke akun pribadi korban.
Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal
Salah satu indikator umum dari phishing adalah pesan yang meminta informasi pribadi dengan urgensi tinggi, contohnya mengklaim akun akan ditutup jika tidak segera diverifikasi.
Pelaku sering kali menyamar sebagai teman atau kontak yang terpercaya, membuat korban lebih mudah terpengaruh, sehingga penting untuk selalu memeriksa alamat pengirim dan hal-hal mencurigakan dalam pesan.
Beberapa langkah perlindungan dari serangan phishing antara lain adalah menghindari mengklik tautan yang mencurigakan atau tidak dikenal dalam pesan yang diterima.
Mengaktifkan otentikasi dua faktor (2FA) pada akun media sosial juga disarankan, untuk menambah lapisan keamanan dan menyulitkan pelaku mengakses akun meskipun mereka memiliki password.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: