Ancaman Malware Keenadu pada Tablet Android: Dampak dan Pencegahannya
Kaspersky baru saja mengungkapkan keberadaan malware bernama Keenadu yang berisiko tinggi untuk perangkat Android, terutama tablet. Malware ini dapat menyebar melalui jalur seperti aplikasi di Google Play dan firmware perangkat.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Alexander Isak
Sejak awal tahun hingga Februari 2026, malware ini telah menginfeksi lebih dari 13.000 perangkat di berbagai negara, termasuk Rusia, Jepang, Jerman, Brasil, dan Belanda. Ancaman ini menuntut perhatian khusus dari pengguna yang rentan terhadap serangan siber.
Keenadu menjadi alat penipuan dengan menjadikan perangkat infeksi sebagai bot untuk klik otomatis pada tautan iklan. Beberapa varian malware ini bahkan mampu mengendalikan perangkat sepenuhnya.
Salah satu varian paling berbahaya terintegrasi dalam firmware tablet Android, bertindak sebagai backdoor. Ini memungkinkan penyerang untuk menginfeksi aplikasi lain, memasang APK tambahan, dan memberikan akses tanpa sepengetahuan pengguna.
Data sensitif seperti pesan, media, kredensial perbankan, dan aktivitas pencarian di Chrome dalam mode penyamaran sangat rentan terkena kompromi. Malware ini juga memiliki mekanisme untuk non-aktif pada perangkat dengan pengaturan bahasa dan zona waktu tertentu.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Keenadu ditemukan juga tersemat dalam aplikasi sistem, meskipun dengan fungsi lebih terbatas. Namun, malware ini mampu menyisipkan aplikasi tambahan secara diam-diam dengan hak istimewa lebih tinggi.
Salah satu penemuan mengkhawatirkan adalah keberadaan Keenadu yang terintegrasi dalam aplikasi pembuka kunci wajah. Hal ini berpotensi mengakibatkan eksposur data biometrik pengguna.
Beberapa aplikasi kamera rumah pintar yang sebelumnya tersedia di Google Play juga dilaporkan terinfeksi oleh Keenadu. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 300.000 kali sebelum akhirnya dihapus, meninggalkan banyak pengguna yang tidak menyadari adanya ancaman.
Untuk melindungi diri dari ancaman malware Keenadu, Kaspersky merekomendasikan penggunaan solusi keamanan yang terpercaya. Pengguna juga disarankan untuk secara rutin memeriksa pembaruan firmware perangkat.
Menonaktifkan aplikasi sistem yang terindikasi terinfeksi adalah langkah penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Kaspersky menekankan pentingnya tindakan pencegahan, khususnya pada perangkat baru yang mungkin sudah terinfeksi sejak awal.
Dmitry Kalinin, peneliti keamanan di Kaspersky, menjelaskan, 'Malware yang sudah terpasang sebelumnya menjadi masalah mendesak pada banyak perangkat Android.' Menyadari potensi ancaman ini sangat penting bagi setiap pengguna smartphone.
Baca juga: Olahraga Teratur untuk Kesehatan Jantung yang Optimal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: