Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 11:49 WIB

Komet 3I/ATLAS Resmi Masuk Daftar Ancaman yang Dipantau PBB

Author

Komet 3I/ATLAS Resmi Masuk Daftar Ancaman yang Dipantau PBB

Komet 3I/ATLAS kini resmi menjadi perhatian Badan Pertahanan Planet PBB setelah menunjukkan perilaku yang menarik perhatian para ilmuwan. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan untuk melindungi Bumi dari potensi ancaman antarbintang.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Objek ini menandai yang pertama dari luar tata surya yang ditambahkan ke dalam International Asteroid Warning Network (IAWN) karena perilaku uniknya yang menyulitkan prediksi lintasannya.

Perilaku Aneh Komet 3I/ATLAS

Citra terbaru dari komet 3I/ATLAS menunjukkan fenomena unik bernama ‘anti-tail’, yaitu semburan partikel yang justru mengarah ke Matahari. Fenomena ini berlawanan dengan perilaku normal komet yang biasanya menjauh dari Matahari.

IAWN telah memasukkan komet ini ke dalam ‘Comet Astrometry Campaign’ untuk pemantauan lebih lanjut. Langkah ini diambil mengingat tantangan unik yang dihadapi ilmuwan dalam memprediksi lintasannya.

Baca juga: Manfaat Asam Hialuronat dalam Perawatan Kulit

Latihan Global dan Pemantauan

Sebagai tindak lanjut dari upaya pencegahan, para ilmuwan merencanakan latihan global yang akan berlangsung dari 27 November 2025 hingga 27 Januari 2026. Selama periode ini, teleskop di berbagai negara akan fokus pada 3I/ATLAS guna meningkatkan akurasi pelacakan posisinya.

Pengamatan juga akan tertuju pada jalur lintasan komet yang diperkirakan bakal melintasi dua wahana luar angkasa, yakni Europa Clipper milik NASA dan Hera milik Badan Antariksa Eropa (ESA), antara 25 Oktober hingga 6 November 2025.

Peluang Penelitian yang Penting

Pertemuan antara 3I/ATLAS dan kedua wahana luar angkasa ini diyakini dapat memberikan kesempatan penting untuk mempelajari material dari luar tata surya secara langsung. Program Tailcatcher saat ini tengah menghitung jarak terdekat antara wahana dan ekor komet yang diperkirakan mencapai sekitar lima juta mil.

NASA melaporkan bahwa wahana Europa Clipper dilengkapi instrumen pengukur plasma dan magnetometer yang akan mendeteksi partikel dari ekor komet. Sebaliknya, wahana Hera milik ESA kini dalam perjalanan menuju sistem Didymos-Dimorphos.

Baca juga: Ketegangan di Rapat Koordinasi Komisi XIII DPR RI Mengenai Royalti Lagu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU