Google Search Console (GSC) baru saja mengumumkan peluncuran fitur terbaru yang memungkinkan pengguna untuk memfilter kueri merek. Fitur ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam bagi pengguna dalam menganalisis performa merek di platform pencarian.
Baca juga: Uya Kuya Jadi Sorotan Setelah Rumahnya Dijenangi Massa
Kini, pengguna GSC dapat dengan mudah menganalisis kueri yang berkaitan dengan nama merek mereka, seperti pencarian 'apa itu dailyseo.id' dan 'sepatu Nike'. Langkah-langkah untuk menggunakan fitur ini terasa sederhana bagi setiap pengguna.
Fitur Baru untuk Memfilter Branded Queries
Dengan peluncuran fitur ini, pengguna GSC diharapkan dapat lebih mudah untuk menganalisis kueri yang berkaitan dengan merek mereka. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna hanya perlu login ke akun GSC, akses tab 'Performance', kemudian menambahkan filter untuk kueri yang ingin dianalisis.
Fitur ini menjanjikan kemudahan dalam memperoleh data yang relevan bagi pengusaha dan pemilik merek. Misalnya, seseorang dapat dengan cepat menemukan bagaimana merek mereka dicari oleh pengguna di internet.
Baca juga: Koleksi Patung Superhero Anggota DPR RI Dihancurkan Dalam Penjarahan
Klasifikasi Branded dan Non-Branded Queries
Google menyatakan bahwa klasifikasi antara branded dan non-branded queries ditentukan oleh sistem AI yang mereka miliki. AI ini mampu mengenali berbagai variasi nama merek, termasuk kesalahan ketik dan referensi spesifik terhadap produk yang ditawarkan.
Meskipun demikian, ada kelemahan dalam sistem ini yang perlu diperhatikan. Dinamika klasifikasi dapat menyebabkan terjadinya kesalahan atau misidentifikasi, yang dapat mempengaruhi analisis performa merek.
Ketersediaan Fitur di Indonesia
Meskipun fitur ini menarik, per 21 November 2025, filter branded queries belum tersedia di Indonesia. Google mengonfirmasi bahwa peluncuran fitur ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan.
Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi ketersediaan fitur ini termasuk kurangnya impresi dan kueri yang memadai serta pembatasan pada properti tingkat atas. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna di Indonesia harus bersabar menanti kehadiran fitur ini.
Baca juga: Pentingnya Mengonsumsi Obat Cacing Secara Rutin untuk Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: