Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 13:34 WIB

Xiaomi Redefinisikan Strategi Bisnis Ponselnya di Tengah Kebangkitan Pasar

Author

Xiaomi Redefinisikan Strategi Bisnis Ponselnya di Tengah Kebangkitan Pasar

Xiaomi baru-baru ini mengumumkan kebijakan baru yang mengurangi jumlah model ponsel yang diluncurkan setiap tahun.

Baca juga: Pentingnya Self Love untuk Hubungan yang Sehat

Keputusan ini muncul meskipun sektor ponsel global menunjukkan tanda-tanda pemulihan, mengalihkan fokus perusahaan ke pengembangan ekosistem berbasis kecerdasan buatan.

Pengurangan Model Ponsel dan Strategi Baru

Xiaomi kini memangkas jumlah model ponsel yang diluncurkan setiap tahunnya, sebuah langkah yang menandakan pergeseran dari peluncuran berbagai perangkat melalui sub-brand yang beragam.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kestabilan perangkat lunak dan konsistensi di pasar global, terutama setelah smartphone Xiaomi mencatat penurunan pendapatan 2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa segmen smartphone tidak lagi menjadi penggerak utama pertumbuhan bagi perusahaan, dengan divisi AIoT justru mencatat pertumbuhan yang signifikan.

Divisi tersebut melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 44,7%, meraih 38,7 miliar yuan, sementara bisnis kendaraan listrik juga menunjukkan hasil positif dengan permintaan yang tinggi dari model SU7 dan YU7.

Visi Masa Depan Xiaomi

Pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun, mengungkapkan visi perusahaan untuk dekade mendatang yang akan mengintegrasikan smart home dan mobil listrik dengan perangkat ponsel.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologis Anak

Dalam ekosistem ini, smartphone tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga penghubung penting antara berbagai perangkat yang ada di dalam rumah dan transportasi.

Dengan pendekatan ini, nilai ponsel tidak hanya diukur dari spesifikasi, tetapi juga pengalaman pengguna melalui integrasi yang lebih baik dalam ekosistem.

Sebagai upaya lanjutan, Xiaomi juga akan memperpanjang dukungan perangkat lunak untuk ponsel terbaru, memberikan pembaruan sistem hingga empat kali dan enam tahun patch keamanan.

Pelajaran dari Pasar India

Kinerja Xiaomi di pasar India memberikan pelajaran berharga terkait strategi pertumbuhan perusahaan.

Pengiriman ponsel Xiaomi di India mengalami penurunan tajam hingga 42% year on year pada awal 2025, menempatkannya dari posisi pertama ke urutan keenam.

Penurunan ini disebabkan oleh tumpang tindih produk antara merek Redmi, Poco, dan Xiaomi serta masalah perangkat lunak yang berbeda di tiap wilayah.

Dari pengalaman ini, Xiaomi berencana untuk merampingkan produk dan meningkatkan kualitas layanan perangkat lunaknya dalam upaya menjaga loyalitas pelanggan dan stabilitas pangsa pasar.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Tips Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU