Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 11:36 WIB

Kementerian Komunikasi Gelar Temu Nasional Literasi Digital di Jakarta

Author

Kementerian Komunikasi Gelar Temu Nasional Literasi Digital di Jakarta

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Temu Nasional Pegiat Literasi Digital yang berlangsung di Jakarta pada 16 hingga 17 Desember 2025. Acara ini melibatkan berbagai platform teknologi dari lokal hingga global serta komunitas relawan untuk membahas perlindungan kelompok rentan dari penyalahgunaan teknologi.

Baca juga: Kota-Kota di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menekankan pentingnya edukasi bagi anak-anak, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas dalam menggunakan teknologi secara aman. Pertemuan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat.

Fokus Utama Perlindungan Kelompok Rentan

BPSDM Komdigi mencatat perlindungan terhadap anak-anak, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas sebagai prioritas. Hal ini bertujuan agar kelompok ini tidak terpapar dampak negatif yang disebabkan oleh teknologi, seperti penipuan online.

Pudjianto menambahkan, “Agar mereka tidak terkena berbagai dampak negatif, seperti scam, yang mungkin bisa mempengaruhi kehidupan mereka.” Hal ini menunjukkan pentingnya literasi digital untuk mengenali dan menghindari bahaya dari penyalahgunaan teknologi.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Dampak Kemajuan Teknologi dan Literasi Digital

Kemajuan dalam bidang kecerdasan buatan membawa dampak baik dan buruk, termasuk munculnya konten negatif yang dapat menyesatkan. Literasi digital sangat penting demi membantu masyarakat mengenali informasi yang tidak benar.

Ia menjelaskan bahwa teknologi digital bisa menjadi solusi dalam sektor pendidikan dan ekonomi. Namun, penggunaan teknologi tanpa pemahaman yang baik berisiko tinggi terhadap kejahatan siber, sehingga pendidikan literasi digital sangat diperlukan.

Ruang untuk Berbagi Pengalaman dan Strategi ke Depan

Temu Nasional ini juga berfungsi sebagai wadah berbagi pengalaman antar pelaku industri teknologi untuk menyusun strategi literasi digital yang lebih efektif. Pudjianto menyatakan, “Kita berkumpul bersama untuk mendefinisikan kembali, apa dan kemana arah strategi literasi digital ke depannya.”

Diharapkan kolaborasi ini mampu mendukung ekonomi, khususnya untuk UMKM dan pelaku startup yang memanfaatkan teknologi digital secara positif.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas: Feng Shui di Meja Kerja

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU